Aksi Veda Ega Pratama di lintasan balap Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (11/10), sukses mencuri perhatian publik. Pembalap Honda Team Asia tersebut berhasil mengamankan posisi finis keenam pada seri balap Moto3 Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dan mengakhiri penantian panjang masuk jajaran sepuluh besar sejak Moto3 Inggris bulan Agustus lalu.
Keberhasilan pembalap berusia 17 tahun ini tidak hanya sekadar angka di papan klasemen, melainkan sebuah pencapaian historis dari berbagai sudut pandang kompetitif. Veda menunjukkan kapasitasnya sebagai pendatang baru paling bersinar musim ini, sekaligus membanggakan nama Indonesia di hadapan publik sendiri.
Berikut adalah empat catatan gemilang yang ditorehkan oleh Veda Ega Pratama dalam balapan kandang akhir pekan kemarin:
Pertama, Veda kini resmi dinobatkan sebagai pembalap debutan atau rookie dengan perolehan poin terbanyak. Tambahan poin dari Sirkuit Mandalika membuat koleksinya kini mencapai 115 poin, melewati rekor milik Ai Ogura yang sebelumnya mengumpulkan 109 poin pada musim perdana tampil di ajang Moto3.
Kedua, status sebagai andalan tuan rumah semakin kukuh setelah Veda sukses meraup 10 poin dari hasil finis keenam. Capaian ini melampaui rekor poin pembalap Indonesia sebelumnya di Mandalika, yakni ketika Mario Aji finis di posisi ke-14 dan mengantongi dua poin pada edisi Moto3 Mandalika 2022.
Ketiga, Veda juga tercatat sebagai pembalap pabrikan sayap tunggal terbaik yang melintasi garis finis pertama di kelas Moto3 tahun ini. Ia berhasil mengungguli rider lain seperti Adrian Fernandez dan Guido Pini yang masing-masing harus puas mengekor di peringkat ketujuh dan kedelapan.
Keempat, performa konsisten juga terlihat dari kemampuan Veda memperbaiki posisi sejak lampu start padam. Memulai balapan dari urutan ketujuh, ia sanggup bertarung sengit hingga akhirnya mengamankan satu peringkat kenaikan untuk finis di posisi keenam.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang