Dua raksasa Liga Italia, AC Milan dan rival sekotanya, resmi mengumumkan langkah besar demi masa depan klub dengan proyek pembangunan stadion baru pengganti San Siro. Keputusan ini menandai babak baru bagi sepak bola Milan, di mana kedua klub sepakat mengusung nama Stadion Generali yang diambil dari jenama asuransi ternama asal Italia demi memperkuat identitas modern mereka.

Proyek ambisius ini dirancang memiliki kapasitas mencapai 71.500 kursi penonton untuk memanjakan para suporter setia. Menariknya, perancangan arsitektur stadion dipercayakan kepada David Manica, sosok maestro di balik berbagai gelanggang ikonik dunia termasuk Stadion Lusail yang menjadi saksi bisu laga final Piala Dunia 2022 lalu, memberikan jaminan kemegahan kelas dunia.

Lokasi pembangunan Stadion Generali dilaporkan akan terletak tepat di sebelah bangunan legendaris San Siro yang lama. Berdasarkan rencana matang, proses konstruksi fisik dijadwalkan mulai bergulir pada tahun 2028 mendatang dan ditargetkan rampung sepenuhnya agar bisa mulai dipakai pada kompetisi musim 2031/2032.

Membutuhkan durasi pengerjaan sekitar tiga hingga empat tahun, Inter Milan bersama Rossoneri dipastikan tetap akan menggunakan stadion lama mereka sebagai kandang sementara. Kebijakan ini diambil demi menjaga kenyamanan tim serta suporter hingga arena baru benar-benar siap dan layak hantui atmosfer sepak bola Eropa.

Langkah progresif ini tidak lepas dari restu Dewan Kota Milan yang sebelumnya telah sepakat menjual lahan San Siro kepada kedua klub pada Oktober 2025. Dilansir dari CNN Indonesia, penjualan lahan tersebut menjadi titik awal rencana besar pemugaran kawasan sekitar agar tampil jauh lebih modern dan ikonik.