Manajemen AC Milan kini dikabarkan semakin dekat untuk mengamankan jasa Markus Krösche sebagai petinggi baru klub menyusul negosiasi yang telah mencapai tahap lanjut. Dilansir dari Football Italia, ada optimisme besar di internal kubu San Siro bahwa kesepakatan penting ini dapat segera rampung dalam waktu dekat demi membenahi struktur manajemen tim.

Pemilik klub, Gerry Cardinale, disebut sangat berniat memboyong direktur asal Jerman tersebut sesegera mungkin untuk mengisi posisi krusial di jajaran petinggi. Langkah agresif ini diambil setelah AC Milan harus menelan pil pahit kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di ajang Liga Europa yang sekaligus membuka mata manajemen akan minimnya kedalaman skuad racikan pelatih Ruben Amorim di paruh musim ini.

Kendati baru saja meninggalkan jabatannya di Eintracht Frankfurt akhir pekan lalu atas permintaan sendiri, Markus Krösche sejatinya masih terikat kontrak hingga 2028 mendatang. Konsekuensinya, manajemen Rossoneri wajib merogoh kocek untuk membayar biaya kompensasi klausul pelepasan yang ditaksir berada di kisaran antara €5 juta hingga €7 juta atau setara dengan kisaran Rp85 Miliar hingga Rp119 Miliar.

Pertemuan intensif telah digelar pada hari Jumat lalu antara petinggi klub dan sang calon direktur demi menyerahkan kendali penuh bursa transfer Januari kepada pria berusia 46 tahun tersebut. Di sisi lain, laporan media lokal menyebutkan bahwa sang direktur masih mempertimbangkan untuk mengambil waktu istirahat sejenak sebelum resmi menakhodai proyek ambisius di Italia.

Upaya ini menandai perburuan kedua kalinya bagi AC Milan setelah kesepakatan lisan di musim panas sempat kandas akibat diblokir oleh klub Bundesliga tersebut. Rekam jejak gemilang Krösche saat mempersembahkan gelar Liga Europa pada 2022 serta kepiawaiannya meraup profit besar dari penjualan pemain diyakini bakal menjadi katalisator kebangkitan klub.