AC Milan telah memberi pesan tegas kepada Youssouf Fofana: cari klub baru. Gelandang Timnas Prancis itu kini berada di luar rencana pelatih Rúben Amorim, dan kabarnya diminati oleh Crystal Palace serta Marseille.

Menurut laporan calciomercato.com yang mengutip Matteo Moretto, Milan sudah menyampaikan pesan jelas kepada Fofana bahwa ia tidak lagi masuk proyek klub dan harus menyelesaikan masa depannya pada musim panas ini.

Tanda-tanda itu sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu. Amorim menilai skuadnya terlalu gemuk dan ingin melakukan perampingan. Fofana pun sengaja tidak dimasukkan dalam daftar pergantian pemain saat Milan menghadapi Chelsea dalam laga persahabatan baru-baru ini. Kini, agen pemain berusia 27 tahun itu tengah bekerja mencari solusi yang menguntungkan semua pihak.

Fofana Terpinggirkan di Tengah Perubahan Taktik Amorim

Keputusan ini mencerminkan perubahan besar di bawah asuhan Amorim, yang mengubah formasi Milan dari tiga gelandang menjadi dua poros. Hal ini membuat lini tengah Milan kelebihan pemain, dengan nama-nama seperti Modrić, Adrien Rabiot, Ardon Jashari, Samuele Ricci, dan Yunus Musah bersaing untuk dua posisi.

Fofana, yang bergabung dari Monaco dengan biaya sekitar €25 juta pada 2024 dan merasa masih bisa berkontribusi, menjadi korban pertama dari kebijakan ini. Milan siap mendengarkan tawaran, dengan banderol tidak kurang dari €20 juta. Angka minimal untuk menghindari kerugian buku adalah €13 juta.

Ketertarikan awal datang dari Inggris, dan Crystal Palace menjadi yang terdepan di antara sejumlah klub Premier League yang menginginkan jasa Fofana. Selain itu, Marseille juga patut diwaspadai: jika Pierre-Emile Højbjerg hengkang ke Newcastle, yang mana pelatih baru Matthias Jaissle menjadikan pemain Denmark itu prioritas, maka klub Ligue 1 tersebut bisa bergerak untuk merekrut Fofana sebagai pengganti.