Aksi luar biasa yang ditunjukkan oleh pembalap muda Veda Ega Pratama dalam ajang Pertamina Moto3 Mandalika Grand Prix of Indonesia 2026 berhasil mencuri perhatian banyak pihak. Memulai balapan dari posisi ketujuh, pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul ini langsung menggebrak sejak awal lomba dan sempat melesat ke posisi kedua pada lap kedua di hadapan publik sendiri.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya sepanjang balapan yang berlangsung sangat intens tersebut. Duel ketat dan aksi saling salip mewarnai perjuangan Veda yang sempat berada di barisan depan sebelum akhirnya harus puas menyentuh garis finis di tempat keenam.

Kecelakaan yang dialami oleh Adrian Cruces pada lap ke-13 sempat mengangkat posisi Veda ke peringkat kelima, meski ia sempat turun ke urutan delapan menjelang akhir balapan sebelum kembali naik di putaran penutup. Konsistensi catatan waktu lap menjadi kunci utama keberhasilan pembalap berbakat ini dalam mengamankan posisi penting di kandang sendiri.

Tambahan sepuluh poin dari seri Mandalika ini mendongkrak total perolehan angka Veda menjadi 115 poin di tangga klasemen sementara. Ia kini sukses naik ke peringkat ketujuh, melewati perolehan poin rival terdekatnya, Hakim Danish, yang hanya mampu finis di urutan ke-14 pada balapan kali ini.

Atmosfer luar biasa dari tribun penonton juga diakui Aoyama memberikan suntikan motivasi tambahan bagi seluruh anggota tim untuk tampil maksimal. Dukungan penuh dari para penggemar di Indonesia menjadi energi tersendiri yang membuat tim asal pabrikan Jepang ini merasa sangat dihargai sepanjang akhir pekan balapan.