Aksi memukau diperlihatkan oleh bintang tenis asal Jepang, Naomi Osaka, ketika ia sukses mengamankan kemenangan penting di babak pembuka Pan Pacific Open yang berlangsung di Tokyo. Tampil di hadapan publik sendiri untuk pertama kalinya dalam kurun waktu empat tahun terakhir, sang mantan juara Grand Slam tidak hanya mencuri perhatian lewat performa lapangannya, tetapi juga busana kimono bernuansa biru-putih rancangan Hana Yagi yang kental dengan sentuhan budaya lokal.
Dalam pertandingan yang memakan durasi selama satu jam 37 menit tersebut, unggulan ketujuh ini harus bekerja keras sebelum akhirnya menaklukkan perlawanan wakil Italia, Jasmine Paolini, dengan skor 6-3 dan 7-6 (4). Osaka bahkan sempat menyelamatkan tiga set point berturut-turut pada set kedua sebelum memastikan tiket lolos ke babak berikutnya melalui drama tiebreak, sekaligus membalas kekalahan dari pertemuan tunggal mereka sebelumnya di ajang Miami Open tahun lalu.
Di sisi lain, cerita berbeda datang dari legenda hidup tenis dunia, Venus Williams, yang harus tersingkir lebih awal pada turnamen Guangzhou Open. Petenis berusia 46 tahun yang kini menempati peringkat ke-599 dunia tersebut harus mengakui keunggulan lawannya yang jauh lebih muda, Lilli Tagger, lewat dua set langsung dengan skor 6-2 dan 6-2 dalam duel yang mencatatkan selisih usia antarpemain mencapai 28 tahun.
Pertemuan antara Venus Williams dan Lilli Tagger ini diyakini menciptakan rekor baru sebagai selisih usia terbesar antara dua petenis dalam sejarah pertandingan WTA Tour. Tagger, yang lahir pada tahun 2008—tahun yang sama ketika Venus meraih gelar juara Grand Slam terakhirnya di Wimbledon—tampil dominan dengan mengonversi empat dari total 16 peluang break point yang ia ciptakan sepanjang laga.
Bagi Naomi Osaka, kemenangan di kandang sendiri memberikan suntikan motivasi tersendiri setelah sempat absen cukup lama dan kini kembali menata kariernya pasca melahirkan sang buah hati. Sementara itu, Venus Williams yang tampil untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir sejak US Open masih harus berjuang keras untuk memutus tren negatif dalam rangkaian pertandingan tunggal yang dijalaninya sepanjang musim ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang