Stadion Etihad diwarnai gelombang protes ketika Manchester City menjamu Ipswich Town dalam lanjutan Premier League. Puluhan ribu suporter tuan rumah dengan tegas mencemooh lagu kebangsaan liga sebelum kick-off, merespons sanksi pelanggaran aturan keuangan yang baru saja menjerat klub. Di tengah atmosfer penuh perlawanan tersebut, tribun penonton mendadak berubah menjadi lautan warna kuning lewat ribuan pisang tiup yang dibagikan kepada suporter untuk membakar semangat tim.

Di atas lapangan, skuad asuhan pelatih Enzo Maresca tetap mampu menunjukkan performa profesional dan fokus penuh menghadapi perlawanan tim tamu. Gelandang kreatif Phil Foden langsung mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-19 setelah kembali dari masa skorsing. Gol pembuka tersebut menjadi torehan penting bagi sang pemain sekaligus mengawali dominasi tuan rumah yang disaksikan oleh 60.817 penonton, sebuah rekor kehadiran penonton baru di Etihad Stadium dalam sejarah klub.

Kemenangan atas Ipswich Town ini memastikan catatan impresif Enzo Maresca yang sukses menyapu bersih tujuh pertandingan awal Premier League musim ini tanpa kehilangan satu poin pun. Pelatih asal Italia tersebut kini mencatatkan sejarah sebagai manajer pertama di kompetisi ini yang mampu meraih tujuh kemenangan beruntun pada awal masa kepemimpinannya. Hasil positif ini juga membawa The Citizens kokoh di puncak klasemen sementara dengan keunggulan enam poin dari para pesaing terdekat mereka.

Performa gemilang ini mengukir rekor start terbaik klub dalam 129 tahun terakhir sejak musim 1897, melampaui berbagai ekspektasi di tengah tekanan besar dari luar lapangan. Menanggapi situasi tersebut, sang manajer menegaskan bahwa para pemainnya sama sekali tidak terpengaruh oleh berbagai tudingan serta sorotan negatif dari pihak luar. Ia memuji etos kerja serta fokus harian anak asuhnya yang tetap solid di ruang ganti demi mempertahankan momentum positif di jalur perebutan gelar juara.

Keberhasilan mengamankan tiga poin kandang menegaskan kapasitas mental juara yang masih melekat kuat di dalam skuad meskipun tengah menghadapi badai investigasi regulasi finansial. Sejarah mencatat bahwa tim-tim seperti Chelsea pada musim 2005-2006 dan Liverpool pada musim 2019-2020 yang juga mencatatkan tujuh kemenangan beruntun di awal musim selalu sukses berujung dengan trofi juara di akhir kompetisi. Dengan dukungan penuh suporter dan ketenangan staf pelatih, Manchester City bertekad melanjutkan tren kemenangan pada laga-laga berat berikutnya.