Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mencuri perhatian publik setelah tampil gemilang di ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Berlaga di bawah teriknya cuaca Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika pada hari Minggu, Veda harus melewati pertarungan sengit sebelum akhirnya menyentuh garis finis di peringkat keenam. Capaian ini sekaligus menjadi hasil terbaik yang berhasil ia amankan dalam lima balapan terakhir musim ini.
Jalannya balapan sama sekali tidak berjalan mudah bagi pemuda berusia 19 tahun tersebut. Sejak lampu start padam, persaingan di barisan depan langsung menyajikan tensi tinggi yang menuntut fokus penuh dari setiap rider. Veda sempat merangsek naik ke posisi kelima, namun ketatnya persaingan membuatnya sempat tercecer ke peringkat kedelapan akibat aksi saling salip dan sedikit kontak fisik di atas lintasan.
"Saya sangat senang bisa finis di posisi enam besar hari ini dan meraih poin-poin penting. Saya sangat menikmati balapan ini," ungkap Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia. Ia juga menambahkan bahwa target awal untuk melakukan start bagus dan bertahan di grup terdepan berhasil dijalankan dengan cukup baik pada fase-fase awal lomba.
Meski diwarnai drama jarak antargrup yang sempat merenggang akibat sengitnya duel, pembalap asal Gunungkidul ini tidak pernah kendur memacu kuda besi miliknya. Berbagai upaya terus dilakukan untuk memangkas selisih waktu dengan rombongan di depan, meski ia mengakui bahwa menutup celah sepenuhnya di sirkuit bukan perkara sepele di tengah cuaca yang sangat terik.
Tambahan poin dari seri Mandalika ini membuat Veda Ega Pratama kini telah mengoleksi total 115 poin dari 15 seri balapan yang telah dilalui musim ini. Sementara itu, hiruk-pikuk perebutan gelar juara dunia Moto3 2026 sendiri telah resmi dikunci lebih dulu oleh pembalap asal Spanyol andalan CFMoto Aspar Team, Maximo Quiles.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang