Keputusan mengejutkan diambil oleh pelatih Cesc Fabregas saat Como harus menghadapi Sassuolo di Stadion Sinigaglia. Di tengah euforia kemenangan besar atas Manchester United di ajang Eropa, juru taktik asal Spanyol itu justru memilih membangkucadangkan gelandang muda sensasional, Nico Paz. Padahal, pemain berbakat tersebut baru saja tampil luar biasa dan disamakan performanya dengan legenda Diego Maradona oleh pelatih timnas.

Dilansir dari Football Italia, Fabregas melakukan total empat perubahan dari starting XI yang membantai Manchester United 4-1 pada tengah pekan lalu. Termasuk di dalamnya adalah memberikan kesempatan debut sebagai starter kepada Samuele Ricci dan Willy Kambwala. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan matang, mengingat sang pelatih ingin menjaga energi tim dan menguji kedalaman skuadnya di kasta tertinggi Serie A.

"Saya merasa baik, penuh energi, dan saya pikir laga-laga seperti inilah yang menguji musim kita," ungkap Fabregas kepada DAZN sebelum pertandingan dimulai. Setelah malam istimewa di panggung Eropa, sang pelatih menekankan pentingnya mempertahankan atmosfer positif di ruang ganti. Ia melihat para pemainnya memiliki motivasi yang sama untuk langsung tancap gas dengan energi maksimal sejak menit awal pertandingan.

Dalam skema rotasi tersebut, Lucas da Cunha tetap dipertahankan di sisi kanan lapangan setelah tampil impresif sebelumnya, sementara Maxence Caqueret digeser mengisi peran nomor 10 menggantikan posisi Paz. Fabregas menjelaskan bahwa timnya memiliki banyak opsi fleksibel di lini tengah untuk membongkar pertahanan lawan. Fleksibilitas ini menjadi kunci penting dalam membaca jalannya laga yang menuntut pemahaman ruang serta ketepatan waktu yang matang.

Hasil dari rangkaian kebijakan taktik ini menempatkan Como di posisi kelima klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 14 poin dari awal musim yang menjanjikan. Konsistensi permainan serta keberanian pelatih dalam merotasi pemain bintang membuktikan bahwa klub ambisius ini siap bersaing di papan atas tanpa bergantung pada satu figur saja.