Keputusan Juventus mendatangkan penyerang jangkung asal Jerman di penghujung bursa transfer musim panas lalu sempat mengejutkan publik Italia. Pelatih Newcastle United akhirnya buka suara mengenai alasan kepindahan sang pemain ke Turin demi mendapatkan menit bermain yang lebih kompetitif di level tertinggi.

Dilansir dari Football Italia, kepindahan penyerang timnas Jerman tersebut terjadi setelah sang pemain menyadari posisinya tertutup oleh beberapa rekan setim di lini depan. Sebelumnya, The Magpies menggelontorkan dana besar sekitar Rp1,27 Triliun termasuk bonus untuk memboyungnya dari VfB Stuttgart sebelum memutuskan melepasnya dengan status pinjaman murni senilai sekitar Rp47,6 Juta tanpa opsi pembelian permanen.

Sejauh ini, pemain berusia tersebut telah mencatatkan empat penampilan bersama Si Nyonya Tua di ajang Serie A yang seluruhnya dilalui sebagai pemain pengganti. Performa serta peran taktisnya di bawah arahan pelatih sempat memicu perdebatan di kalangan pengamat Italia, terutama terkait kebutuhan taktik tim yang berbeda di lini depan.

Dalam wawancaranya bersama media Jerman Kicker, pelatih Newcastle menegaskan bahwa keputusan meminjamkan sang penyerang didasarkan pada analisis persaingan internal serta tuntutan gaya pressing tinggi yang diterapkan tim. Pelatih menilai ada satu atau dua pemain yang saat ini berada di urutan lebih depan dalam rencana taktik utamanya musim ini.

Kendati demikian, manajemen klub Inggris tersebut sama sekali tidak menutup pintu masa depan bagi sang penyerang di St James' Park. Kontrak jangka panjang yang masih mengikat serta status peminjaman tanpa opsi tebus membuat sang juru taktik tetap memantau perkembangan sang pemain secara berkala untuk proyek jangka panjang klub.