Keputusan mengejutkan diambil oleh manajemen Parma di tengah jeda internasional lalu. Klub asal Emilia-Romagna ini secara resmi memecat pelatih Carlos Cuesta, meski mereka baru saja meraih kemenangan penting 2-1 atas Genoa. Langkah berani ini langsung memicu perbincangan hangat di kalangan suporter, terutama karena pemecatan dilakukan saat tim tidak sedang berada dalam tren negatif yang parah.
CEO Parma, Federico Cherubini, memberikan penjelasan blak-blakan mengenai alasan di balik keputusan kontroversial tersebut. Dilansir dari Football Italia, Cherubini menyatakan bahwa manajemen merasa kehilangan rasa kesatuan dan cara pandang yang sama dalam mengatasi masalah jika dibandingkan dengan musim lalu. Oleh karena itu, klub memilih berpisah ketika situasi masih relatif baik daripada menunggu bencana kekalahan datang menghantam.
"Musim ini kami memulai dengan cara yang sedikit berbeda dan bereaksi secara lain terhadap kesulitan yang sama, tanpa rasa kebersamaan yang dulu ada," ujar Cherubini kepada DAZN Italia. Ia menambahkan bahwa manajemen sengaja melakukan pergantian usai memetik kemenangan agar tindakan tersebut terasa lebih adil bagi Cuesta, alih-alih memanfaatkan momen setelah hasil buruk.
Kursi kepelatihan kini resmi diserahkan kepada Alberto Gilardino, sosok yang tidak asing lagi bagi publik Stadio Tardini. Mantan juru taktik Genoa itu dipercaya memimpin tim dalam debutnya menghadapi raksasa Inter Milan di San Siro. Cherubini menegaskan bahwa penunjukan Gilardino murni didasarkan pada kerja keras dan prestasi sang pelatih merangkak dari liga amatir hingga promosi ke Serie A, bukan semata karena status legendanya sebagai mantan penyerang klub pada periode 2002 hingga 2005.
Di sisi lain, bursa transfer musim panas lalu juga diwarnai pergerakan masif di mana klub melepas sejumlah pemain bintang demi proyek jangka panjang. Cherubini memahami kekecewaan suporter yang kerap melihat pilar utama tim dijual setiap tahunnya. Namun, manajemen menegaskan komitmen untuk terus menyeimbangkan aspek finansial dan daya saing tim di kasta tertinggi Liga Italia.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang