Tekanan besar kini tengah menghantam pelatih muda Alberto Aquilani menyusul rentetan hasil buruk yang menjerat timnya di kompetisi domestik. Manajemen Sassuolo dikabarkan sedang mempertimbangkan serius untuk mendepak sang juru taktik di tengah jeda internasional ini setelah performa tim terus merosot tajam di Serie A.

Badai kritik memuncak usai kekalahan telak tiga gol tanpa balas saat menghadapi AS Roma, yang sekaligus menjadi kekalahan kelima secara beruntun bagi Neroverdi. Situasi ini membuat posisi mereka semakin mengkhawatirkan di papan klasemen sementara Serie A, di mana mereka hanya mampu mengamankan satu poin dari tujuh pertandingan terakhir sejak awal musim kompetisi.

Dilansir dari Football Italia, masa depan mantan gelandang Timnas Italia itu berada di ujung tanduk setelah catatan minor yang mengoleksi empat kemenangan, dua hasil imbang, serta tujuh kekalahan di semua ajang. Aquilani sendiri secara terbuka mengakui bahwa timnya sedang mengalami krisis mental yang parah dan kehilangan keberanian dalam menguasai bola di atas lapangan hijau.

"Seolah-olah ada lampu yang padam," ujar Aquilani kepada media usai pertandingan melawan Giallorossi. Ia juga menambahkan bahwa dirinya tidak bisa bersembunyi dari tanggung jawab besar ini dan menyadari sepenuhnya bahwa posisinya harus dinilai berdasarkan hasil akhir di atas lapangan.

Di tengah situasi pelik ini, rumor pergantian kursi kepelatihan semakin kencang berhembus di ruang ganti klub. Nama Roberto D'Aversa kini santer disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk mengambil alih komando tim jika manajemen benar-benar memutuskan untuk mengakhiri kerjasama lebih awal dengan sang pelatih musim panas lalu.