Kabar mengejutkan datang dari paddock Honda ketika Aleix Espargaro secara resmi memutuskan untuk menarik diri dari balapan utama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Keputusan berat ini terpaksa diambil sang pembalap penguji setelah merasakan ketidaknyamanan yang cukup signifikan pada kondisi fisiknya sepanjang dua hari awal akhir pekan balap di Sirkuit Internasional Mandalika.
Dilansir dari CNN Indonesia, pihak penyelenggara MotoGP melalui keterangan resminya menyatakan bahwa Espargaro merasa tidak siap melanjutkan sisa rangkaian GP Indonesia. Jeda panjang dari aktivitas balapan reguler serta tuntutan fisik yang luar biasa ekstrem di Mandalika menjadi faktor utama yang membuat tubuhnya keteteran usai sempat turun di sesi latihan bebas dan sprint race.
Status Espargaro di garasi pabrikan Jepang musim ini memang bukan lagi sebagai pembalap reguler, melainkan bertindak sebagai test rider yang dipanggil darurat guna menggantikan Joan Mir yang sedang didera cedera. Situasi pelik ini sempat membuat tim harus memutar otak mengingat stok pembalap pengganti sangat terbatas menyusul cedera yang juga dialami oleh Takaaki Nakagami serta Somkiat Chantra yang harus membagi fokus di ajang WorldSBK.
Sebelum keputusan mundur ini diambil, peraih tes vital Honda tersebut sempat mengalami insiden terjatuh di sesi latihan sebelum akhirnya harus puas finis di peringkat ke-20 pada sesi sprint race. Ia terpaut selisih waktu yang cukup jauh yakni 38 detik di belakang Marc Marquez yang tampil perkasa di lintasan.
Padahal, rekam jejak pembalap asal Spanyol ini di Pertamina MotoGP Mandalika pada tahun-tahun sebelumnya sebenarnya cukup menjanjikan ketika ia masih berstatus sebagai rider utama. Dirinya sempat mencatatkan hasil finis di posisi kesembilan pada edisi 2022 dan menyusul di tempat kesepuluh pada penyelenggaraan tahun berikutnya sebelum akhirnya badai masalah fisik menghentikan langkahnya akhir pekan ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang