Juventus dikabarkan sepakat memboyong Zion Suzuki dengan status pinjaman dari Paris Saint-Germain setelah klub asal Kota Mode itu resmi membeli kiper asal Jepang tersebut dari Parma. Namun, kehadiran Suzuki di Allianz Stadium pada musim depan disebut-sebut hanya sebagai solusi sementara. Sang target utama, Alisson Becker, baru akan dikejar Juventus pada 2026, tepatnya saat kontraknya di Liverpool habis.
Kabar ini datang dari sejumlah media ternama Italia dan Prancis, termasuk L'Equipe, Sky Sport Italia, Sportitalia, dan La Gazzetta dello Sport. PSG disebut-sebut sudah memasuki tahap final untuk mendapatkan Suzuki dari Parma dengan nilai transfer mencapai €30 juta, atau setara dengan sekitar Rp510 miliar. Nilai tersebut belum termasuk bonus tambahan yang bisa mencapai €5 juta (sekitar Rp85 miliar), namun bonus itu dipatok berdasarkan performa tim, bukan penampilan pribadi Suzuki.
Langkah PSG membeli Suzuki terbilang mengejutkan, mengingat kiper berusia 23 tahun itu tidak akan dipakai di Paris pada musim ini. Justru, ia langsung dipinjamkan ke Juventus selama satu musim penuh. Keputusan ini membuat banyak pengamat bertanya-tanya, mengapa Bianconeri mau bersusah payah merekrut kiper yang sejatinya bukan pilihan utama mereka?
Menurut laporan Sportmediaset, Juventus memang melihat Suzuki hanya sebagai penjaga gawang jangka pendek. Manajemen klub asal Turin itu masih menyimpan ambisi besar untuk mendapatkan Alisson Becker pada musim panas 2026, saat kontraknya di Anfield memasuki tahun terakhir. Alisson sendiri bukan nama asing bagi pelatih Juventus, Luciano Spalletti, yang pernah bekerja sama dengannya di Roma.
Hubungan emosional antara Spalletti dan Alisson memang menjadi salah satu alasan utama mengapa sang kiper Brasil itu sangat diinginkan. Alisson pernah mengungkapkan keinginannya untuk kembali merasakan atmosfer Serie A, dan ia disebut-sebut merasa nyaman dengan gaya kepelatihan Spalletti. Namun, Liverpool menolak keras untuk melepasnya pada bursa transfer kali ini. Alhasil, Juventus harus bersabar dan menunggu hingga kontraknya habis pada Juni 2026.
Dengan skema ini, Juventus berharap bisa mendapatkan Alisson secara gratis pada 2026. Tentu saja, ini akan menjadi keuntungan besar bagi klub yang tengah berusaha menyehatkan keuangan. Namun, pertanyaannya, apakah Suzuki mampu tampil konsisten dan membuktikan diri layak menjadi kiper utama Juventus selama satu musim penuh? Atau justru ia akan menjadi pelengkap penderita sebelum kedatangan Alisson?
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang