Gengsi bulu tangkis Merah Putih kembali berkibar setelah Radithya Bayu Wardhana sukses mengunci gelar juara dunia tunggal putra Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026. Berlaga di Stadion Internasional Kairo, Mesir, pada Sabtu malam, Radithya keluar sebagai yang terbaik setelah menuntaskan perlawanan sengit rekan senegaranya, Fardhan Rainanda Joe, dalam duel pemungkas bertajuk all Indonesian final yang berjalan sangat dramatis.

Pertemuan puncak ini menorehkan sejarah baru bagi sektor tunggal putra Indonesia di ajang junior. Mengingat catatan emas sebelumnya baru sekali diraih pada 2023 lewat Alwi Farhan, pencapaian dua wakil muda ini membuktikan betapa suburnya pembinaan talenta tanah air. Duel ketat langsung tersaji sejak poin pertama, di mana Radithya sempat memegang kendali sebelum menutup gim pembuka dengan skor 15-9.

Tidak tinggal diam, Fardhan bangkit pada gim kedua lewat permainan ulet yang sempat membuat lawannya berada di bawah tekanan hebat. Setelah sempat tertinggal, Fardhan sukses menyamakan kedudukan dan merebut gim kedua 15-11, memaksa pertandingan harus dilanjutkan hingga gim penentuan demi memperebutkan mahkota juara tertinggi.

Memasuki gim ketiga yang menjadi penentu, Radithya tampil jauh lebih siap dalam meredam ketegangan di lapangan. Meski Fardhan sempat memberikan perlawanan sengit untuk memangkas jarak poin, ketenangan Radithya pada poin-poin krusial membawanya melesat dan menyegel kemenangan gim ketiga dengan skor 15-8.

Keberhasilan di Kairo ini tidak hanya menambah deretan prestasi membanggakan bulu tangkis Indonesia di kancah internasional, tetapi juga memberikan sinyal positif untuk regenerasi sektor tunggal putra di masa depan. Persaingan sehat antaratlet muda ini diyakini bakal menjadi modal kuat untuk berbicara banyak di level senior nantinya.