Menghadapi tekanan berat di awal musim, pelatih Massimiliano Allegri meminta skuad Napoli agar tetap tenang dan tidak terburu-buru saat menjamu wakil Norwegia, Bodo/Glimt. Pernyataan ini dilontarkan sang juru taktik di tengah rentetan hasil minor yang baru saja menimpa Partenopei, termasuk kekalahan mengejutkan 0-1 dari tim juru kunci Venezia di ajang domestik akhir pekan lalu.

Dilansir dari Football Italia, kondisi Partenopei memang tengah berada dalam sorotan tajam setelah menelan kekalahan beruntun di dua laga awal Champions League melawan Arsenal dan Villarreal. Allegri menegaskan bahwa timnya wajib memperbaiki aspek teknis saat menghadapi lawan yang dikenal suka menumpuk pemain di lini belakang, sekaligus menghindari kesalahan elementer yang kerap menghukum mereka di atas lapangan hijau.

Masalah kian pelik bagi pelatih asal Italia tersebut karena badai cedera belum mereda. Nama-nama seperti Alisson Santos, Antonio Vergara, David Neres, Costantino Favasuli, hingga Alessandro Buongiorno harus mendekam di ruang perawatan medis. Kendati demikian, secercah harapan muncul di lini tengah dengan kembalinya gelandang tangguh Andre Frank Zambo Anguissa yang langsung dipercaya tampil sebagai starter sejak menit awal pertandingan.

Menanggapi calon lawan yang punya rekam jejak sebagai pembunuh raksasa—setelah musim lalu menyingkirkan Inter Milan di babak play-off—Allegri mengingatkan anak asuhnya untuk waspada penuh hingga peluit akhir berbunyi. Pertandingan Eropa menuntut tingkat organisasi yang tinggi dan kesabaran ekstra selama 90 menit penuh, terutama mengingat potensi kejutan yang bisa dihadirkan tim tamu pada 20 hingga 25 menit akhir laga.

Di tengah periode sulit yang sedang menguji mentalitas skuad, Allegri mengajak seluruh elemen tim untuk memikul tanggung jawab bersama demi membalikkan keadaan. Menurutnya, kualitas teknis saja tidak cukup tanpa dibarengi keinginan kuat untuk berjuang di atas lapangan, serta menghindari kepanikan dan ketergesaan yang justru kerap berujung pada kerugian besar bagi tim.