Julian Alvarez, penyerang Atletico Madrid, menjadi pusat salah satu saga transfer paling pahit musim panas ini. Diusir oleh pendukungnya sendiri di Riyadh Air Metropolitano pada Minggu (25/8), keinginannya pindah ke Barcelona berbenturan dengan sikap keras klub yang menolak melepasnya. Di tengah kebuntuan ini, Arsenal muncul sebagai pihak yang siap menyerang, menunggu momen yang tepat untuk membajak pemain berusia 26 tahun tersebut.
Konflik ini berakar pada mimpi Alvarez untuk bergabung dengan Barcelona, yang dianggapnya sebagai tujuan utama. Namun, Atletico dengan tegas menolak menjualnya ke rival abadi mereka, bahkan sempat mengolok-olok Barca di media sosial. Sikap ini memicu kemarahan suporter Atletico yang mencemooh pemainnya sendiri saat ia kembali bermain dalam hasil imbang 2-2 melawan Villarreal. Presiden Atletico, Enrique Cerezo, mencoba meredam dengan mengatakan, "Julian adalah pribadi yang luar biasa dan saya yakin dia akan memenangkan hati fans dalam dua pertandingan." Namun, ketegangan tetap terasa.
Menurut laporan BBC Sport, Arsenal telah lama menganggap Alvarez sebagai target impian. Namun, selama ini mereka menahan diri karena menyadari keinginan kuat pemain Argentina itu untuk ke Barcelona. Kini, dengan situasi yang macet, The Gunners mulai meningkatkan intensitas pembicaraan. Direktur Atletico, Mateu Alemany, dikabarkan telah bertemu dengan perwakilan Arsenal di London pekan lalu dan menegaskan harga 150 juta euro (sekitar Rp2,55 triliun). Arsenal yakin mampu membiayai transfer tersebut jika Alvarez memberikan lampu hijau.
Namun, tantangan terbesar Arsenal adalah meyakinkan Alvarez untuk mengubah prioritasnya. Pelatih Mikel Arteta sadar bahwa jika Alvarez bergabung, itu hanya karena opsi ke Barcelona tertutup. Meski demikian, Arteta percaya Alvarez akan berkomitmen penuh pada proyek Arsenal. Di sisi lain, ada kendala regulasi visa yang bisa menyulitkan keluarga Alvarez mengunjunginya di Inggris, menjadi pertimbangan tambahan.
Alvarez sendiri telah mengindikasikan keinginannya hengkang, dengan agennya Fernando Hidalgo yang vokal mengkritik perlakuan Atletico. Pemain yang direkrut dari Manchester City dengan biaya 81 juta poundsterling (sekitar Rp1,62 triliun) pada Agustus 2024 ini mencetak 49 gol dalam 107 penampilan untuk Atletico, namun belum meraih trofi. Sumber BBC Sport menyebut ada sedikit pelunakan sikap Alvarez dalam beberapa hari terakhir, meski belum cukup untuk membuat Arsenal bergairah.
Di tengah ketidakpastian, Barcelona mulai mempertimbangkan opsi lain, termasuk penyerang Swedia Viktor Gyokeres yang membela Arsenal. Jika Barca benar-benar beralih, Alvarez akan dihadapkan pada pilihan sulit: bergabung dengan Arsenal atau tetap bertahan di Atletico dengan hubungan yang retak. Keputusan akhir akan terjawab sebelum tenggat transfer 1 September. Satu hal yang pasti, saga ini belum berakhir.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang