Direktur AS Roma, Tony D'Amico, sepakat dengan pandangan pelatih Gian Piero Gasperini bahwa timnya membutuhkan satu langkah ekstra demi bersaing di kompetisi tertinggi Eropa. Pernyataan ini muncul di tengah badai cedera yang melanda skuad usai hasil mengecewakan di kancah domestik maupun Eropa, termasuk kekalahan dramatis dari Real Madrid.
Giallorossi sempat mengawali musim dengan begitu antusias, namun performa mereka sedikit mengendur usai meraih hasil imbang beruntun di Serie A melawan Inter Milan dan Como. Situasi semakin rumit setelah mereka sempat unggul 3-1 atas Real Madrid, sebelum akhirnya takluk 4-3 akibat kebobolan tiga gol identik dari situasi sepak pojok di menit-menit akhir pertandingan Liga Champions.
Krisis pemain kini menjadi tantangan nyata bagi skuad ibukota Italia tersebut. D'Amico mengakui bahwa kedalaman skuad menjadi isu mendesak, terutama setelah Donyell Malen harus absen karena kartu merah, ditambah cedera yang menimpa Paulo Dybala dan Manu Koné menyusul duel kontra Los Blancos di Eropa.
Kondisi ruang perawatan yang penuh—memuat nama-nama seperti Mile Svilar dan Bryan Cristante—memaksa pelatih melakukan rotasi besar-besaran dengan menurunkan pemain muda. Meski demikian, manajemen tetap percaya pada investasi jangka panjang yang memadukan talenta muda dan pemain senior berpengalaman di ruang ganti.
Terkait rumor transfer penyerang muda berbakat asal Brasil, D'Amico menegaskan bahwa klub tidak hanya tertarik meminjam sang pemain belaka. Dilansir dari Football Italia, Roma menginginkan opsi pembelian permanen dalam negosiasi dengan Real Madrid agar klub memiliki kendali penuh atas masa depan sang bintang muda di Stadio Olimpico.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang