Pembalap andalan Ducati, Marc Marquez, menyongsong akhir pekan balapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan misi khusus. Peraih gelar juara dunia MotoGP tujuh kali ini secara terbuka menyatakan hasratnya untuk segera berdamai dengan Sirkuit Mandalika yang selama ini menyimpan catatan minor dalam kariernya.

Bukan rahasia lagi jika lintasan kebanggaan Indonesia tersebut kerap menjadi mimpi buruk bagi sang bintang asal Spanyol. Sejak pertama kali ajang balap motor bergengsi ini digelar di Lombok pada tahun 2022, pembalap berjuluk The Baby Alien itu tidak pernah sekalipun menyentuh garis finis dalam balapan utama, dengan hanya mencatatkan dua kali finis di sesi Sprint Race pada musim 2024 serta 2025.

Tekad kuat untuk mengakhiri tren negatif tersebut kembali ditegaskan sang pembalap usai merampungkan sesi FP1. Menariknya, dalam sebuah momen santai usai mengamankan posisi kedua di latihan bebas tersebut, ia sempat melontarkan candaan kepada krunya mengenai minuman energi kemasan putih yang ia konsumsi sebagai simbol perdamaian dengan karakteristik trek.

Di balik ambisi besarnya, sang bintang juga sempat berkelakar mengenai letak geografis lintasan yang begitu dekat dengan laut, sebuah kondisi lingkungan yang diakuinya kurang ia gemari dan kerap dikaitkan dengan kurangnya keberuntungannya di sini. Meski demikian, ia memilih untuk mengalihkan seluruh fokus sepenuhnya pada performa motor di atas aspal.

Upaya keras untuk memutus kutukan di Mandalika ini juga memiliki arti krusial dalam perebutan gelar juara musim ini. Menuju seri krusial tersebut, pembalap Spanyol ini tercatat masih tertinggal tipis dua poin saja dari rival utamanya di puncak klasemen sementara.