Teka-teki mengenai kondisi fisik bintang bulu tangkis dunia, An Se Young, akhirnya terjawab menjelang bergulirnya turnamen French Open 2026. Meskipun sempat mengeluhkan masalah serius pada bagian betis usai melakoni laga puncak Denmark Open 2026 pekan lalu, sang pebulu tangkis dipastikan tetap turun memburu gelar juara.

Kepastian tersebut didapatkan setelah panitia merampungkan manager meeting pada Senin (19/10), di mana nama An Se Young tetap tercantum dalam drawing sektor tunggal putri. Keputusan ini diambil meskipun sebelumnya ia mengakui bahwa kondisi fisiknya sempat memburuk akibat faktor lapangan yang licin di turnamen sebelumnya, yang membuatnya harus berkonsultasi secara intensif dengan tim pelatih.

Perubahan situasi sempat terjadi jelang pertandingan babak pertama, di mana lawannya yang semula dijadwalkan menghadapi Tomoka Miyazaki kini harus berganti menghadapi wakil Denmark, Amalie Schulz, yang akan bertanding pada Rabu (21/10). Duel ini menjadi ujian awal bagi ketahanan fisik sang juara bertahan di tengah ancaman cedera betis yang membayangi langkahnya.

Jika perjalanan An Se Young dan para pesaing utamanya berjalan mulus, ia berpotensi menghadapi ujian berat di fase perempat final dan semifinal. Blok atas turnamen ini dihuni oleh sejumlah pebulu tangkis unggulan tangguh seperti Han Yue, Akane Yamaguchi, hingga Pornpawee Chochuwong yang siap menguji konsistensi performanya.

Ambisi besar tampaknya menjadi alasan utama di balik keputusan tetap bermain, mengingat rekam jejak manisnya di turnamen ini. Pada edisi tahun sebelumnya, ia sukses keluar sebagai juara setelah menaklukkan Wang Zhiyi dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-7, sekaligus menambah koleksi gelar French Open miliknya menjadi tiga trofi setelah sebelumnya meraihnya pada 2019 dan 2024.