Eks pelatih Rafa Benitez angkat suara terkait naik turunnya performa klub-klub Serie A di kompetisi Eropa. Menurutnya, Italia sama sekali tidak kekurangan talenta hebat, namun ada masalah mendasar pada hilangnya identitas bertahan yang dulunya menjadi mercusuar kejayaan mereka di kancah internasional.
Pandangan ini muncul setelah klub-klub Italia menelan hasil beragam di panggung Eropa, termasuk empat kekalahan beruntun di Liga Champions tengah pekan lalu. Di tengah sorotan tajam media, Benitez sepakat dengan analisis Massimiliano Allegri dan Fabio Capello bahwa sepak bola Italia kini kehilangan seni bertahan yang solid akibat perubahan tren taktik modern.
Dilansir dari Football Italia, Benitez menilai bahwa meskipun sosok legendaris seperti Roberto Baggio atau Francesco Totti tidak lagi terlihat, kualitas pemain saat ini tetap mumpuni. Ia mencontohkan nama-nama seperti kiper andalan AC Milan dan bintang lini belakang lainnya yang berkarier di level top Eropa, membuktikan bahwa potensi individu masih terjaga dengan baik di level tertinggi.
Lebih lanjut, pelatih berpengalaman ini menyoroti bagaimana aturan baru sejak 2019 mengubah cara tim bertahan dengan menerapkan pressing tinggi serta man-to-man marking. Akibatnya, ketika pressing awal berhasil dilewati lawan, hilangnya lapisan perlindungan membuat tim menjadi sangat rentan dan berujung pada hukuman di lini belakang.
Sebagai solusi untuk keluar dari situasi sulit ini, Benitez menyarankan agar sepak bola Italia kembali fokus pada pengembangan pemain muda serta menemukan keseimbangan taktik. Tantangan besar kini menanti para klub Serie A untuk segera bangkit dan membuktikan kapasitas mereka pada rangkaian laga Eropa berikutnya.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang