Kekalahan telak Liverpool atas Manchester City di Anfield menyisakan cerita panas di ruang ganti. Pelatih Andoni Iraola secara terbuka melancarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan wasit Chris Kavanagh, khususnya insiden kartu merah yang diterima oleh Ryan Gravenberch dalam duel sengit tersebut.

Pertandingan sendiri sebenarnya berjalan cukup ketat dan seimbang hingga memasuki menit ke-62. Liverpool tampil solid dan mampu memberikan perlawanan sepadan sebelum petaka datang menghampiri tuan rumah ketika Gravenberch diusir keluar lapangan akibat menerima kartu kuning kedua menyusul pelanggaran terhadap Jérémy Doku.

Iraola menilai jalannya laga terbagi menjadi dua fase yang sangat kontras akibat keputusan pengadil lapangan. Menurut sang pelatih, The Reds justru tampil sebagai tim yang lebih baik dan mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya sebelum insiden kartu merah mengubah total momentum permainan di atas lapangan hijau.

Hanya berjarak tiga menit setelah keunggulan jumlah pemain, Manchester City langsung memanfaatkan situasi lewat gol pembuka dari Erling Haaland. Penampilan lini pertahanan Liverpool yang pincang akhirnya runtuh setelah tambahan gol dari Doku serta Rayan Cherki memastikan kemenangan meyakinkan bagi tim tamu dengan skor akhir 3-0.

Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti kartu kuning pertama Gravenberch yang dinilainya sama sekali tidak layak diberikan dalam duel seketat Premier League. Baginya, insiden kecil di lini tengah tersebut tidak membahayakan pertahanan dan justru memicu masalah besar bagi jalannya pertandingan yang sebelumnya berjalan menarik.