Publik sepak bola Inggris kembali dihebohkan oleh kabar terbaru yang menyeret nama Manchester City. Mantan Wali Kota Greater Manchester, Andy Burnham, kedapatan tidak mencantumkan dua agenda makan malam eksklusif bersama petinggi klub dalam pernyataan resmi terbarunya di tengah memanasnya investigasi Premier League.
Dilansir dari BBC Sport, catatan yang telah dihapus dari situs web Greater Manchester Combined Authority (GMCA) menunjukkan bahwa Burnham pernah menghadiri jamuan makan malam senilai sekitar Rp6 Juta saat laga Everton pada Agustus 2017. Tak hanya itu, ia juga menikmati fasilitas senilai sekitar Rp14 Juta saat laga derbi kontra Manchester United pada April 2018 bersama Chairman Man City, Khaldoon Al Mubarak.
Tekanan politik kini mengarah kepada Burnham setelah klub peraih kejayaan domestik tersebut terbukti melanggar aturan finansial kompetisi. Komisi independen sebelumnya menemukan bahwa Manchester City secara sistematis memalsukan kontrak dan menyembunyikan dana operasional hingga senilai lebih dari Rp16,6 Triliun melalui mitra komersial dalam rentang 2009 hingga 2018.
Pihak oposisi dari Partai Konservatif melontarkan kritik tajam atas ketidakjelasan transparansi ini, terutama mengingat komentar kontroversial Burnham bulan lalu yang mengaku khawatir jika pemilik klub memutuskan hengkang. Desakan agar Downing Street membuka seluruh dokumen pertemuan petinggi klub dengan pejabat publik pun semakin menguat di parlemen.
Di tengah proses banding yang tengah ditempuh klub atas vonis bersalah tersebut, polemik di luar lapangan ini menambah panas atmosfer sepak bola Inggris. Publik kini menanti langkah lanjutan dari para pejabat terkait untuk meredakan tensi konflik kepentingan yang melibatkan salah satu raksasa Liga Inggris ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang