Perdana Menteri Andy Burnham akhirnya mengambil sikap tegas di tengah badai kritik yang menghantam posisinya. Dikenal sebagai pendukung Everton, ia menyatakan akan segera merilis seluruh rincian pertemuan masa lalunya dengan para petinggi Manchester City. Langkah ini diambil menyusul desakan keras dari pemimpin kubu oposisi, Kemi Badenoch, yang mempertanyakan transparansi hubungan politik di balik layar.
Sorotan tajam ini bermula ketika komisi independen menyatakan The Citizens terbukti melanggar aturan finansial Premier League selama sembilan tahun. Kasus tersebut melibatkan dana misterius senilai lebih dari £830 juta atau setara dengan sekitar Rp16,6 Triliun yang disalurkan lewat kontrak palsu mitra komersial. Hubungan masa lalu Burnham sebagai wali kota memicu kekhawatiran dari sejumlah klub peserta liga terkait potensi intervensi politik.
Berbicara dalam siniar The Rest is Politics, Burnham menegaskan bahwa ia dengan senang hati akan membuka transkrip dan catatan pertemuannya. Ia berdalih bahwa sebagian besar interaksi tersebut terjadi saat ia masih menjabat sebagai Wali Kota Greater Manchester dan berfokus pada pertumbuhan ekonomi kawasan. Menurutnya, isu investasi ekonomi dan pelanggaran sepak bola adalah dua hal terpisah yang tidak boleh dicampuradukkan secara serampangan oleh publik.
Komentar awal sang perdana menteri sebelumnya sempat memicu kehebohan di kalangan petinggi klub liga Inggris karena dikhawatirkan dapat memengaruhi proses banding. Meski demikian, komisi independen tetap pada pendiriannya setelah melalui 42 hari persidangan yang mengungkap adanya kesaksian palsu dari beberapa saksi klub. Manchester City sendiri dengan tegas membantah seluruh tuduhan tersebut dan kini tengah bersiap menghadapi proses banding di dewan independen.
Di atas lapangan hijau, badai administratif ini tampaknya tidak menurunkan ketajaman skuad asuhan pelatih Pep Guardiola. Mereka baru saja memetik kemenangan meyakinkan 3-0 saat bertandang ke markas Liverpool akhir pekan lalu. Sanksi resmi atas pelanggaran finansial tersebut hingga kini belum diumumkan, sementara publik sepak bola Inggris masih menanti kelanjutan drama hukum yang melibatkan juara bertahan ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang