Tekanan besar kini tengah menghantam manajer Manchester United, Michael Carrick, menyusul start buruk tim di awal musim ini. Dilansir dari Football Italia mengutip laporan La Repubblica, nama Antonio Conte mendadak mencuat sebagai kandidat kuat suksesor di Old Trafford seiring kencangnya desakan dari para suporter yang mulai kehilangan kesabaran.

Situasi pelik ini semakin memanas setelah Setan Merah gagal mengamankan kemenangan krusial saat menjamu Tottenham Hotspur akhir pekan lalu. Sempat unggul lebih dulu berkat aksi gemilang di lapangan, gawang United justru kebobolan gol penyamar di masa tambahan waktu babak kedua, padahal lawan bermain dengan sepuluh orang pemain dan belum pernah menang di liga musim ini.

Hasil imbang 1-1 tersebut langsung menghidupkan kembali keraguan publik tribun mengenai kapasitas kepelatihan Carrick, meskipun musim lalu ia sukses mengamankan tiket Liga Champions. Manajemen klub memang dilaporkan belum mengambil keputusan final terkait pergantian kursi pelatih, namun atmosfer di sekitar stadion kian hari kian tidak bersahabat bagi sang juru taktik.

Di sisi lain, Antonio Conte saat ini masih menganggur sejak meninggalkan kursi kepelatihan pada musim panas lalu setelah dua musim bertugas. Juru taktik asal Italia tersebut secara terbuka tidak pernah menyembunyikan hasratnya untuk kembali merasakan panasnya atmosfer kompetisi Liga Inggris, tempat di mana ia pernah merengkuh gelar juara bersama klub London sebelumnya.

Situasi ini kian menarik karena sang pelatih belum lama ini sempat melontarkan pernyataan bahwa dirinya tertarik menangani klub yang tengah kehilangan arah sejarah mereka. Komentar tersebut langsung dihubungkan oleh media Eropa kepada beberapa raksasa yang sedang goyah, termasuk posisi panas di Theatre of Dreams yang kini mulai digoyang isu pemecatan.