Liverpool resmi mengumumkan kedatangan bek asal Uruguay, Ronald Araujo, dengan status pinjaman selama satu musim. Kesepakatan ini mencakup opsi pembelian permanen senilai €55 juta (sekitar Rp935 miliar). Kedatangan Araujo menjadi jawaban atas krisis bek tengah yang melanda The Reds, terutama setelah ditinggal Ibrahima Konate ke Real Madrid pada bursa musim panas lalu.
Pelatih anyar Liverpool, Andoni Iraola, disebut-sebut menjadi aktor kunci di balik kepindahan ini. Ia dikabarkan melakukan komunikasi langsung dengan Araujo melalui panggilan telepon pekan lalu, sebelum pemain berusia 27 tahun itu terbang ke Inggris. Menariknya, Araujo bersedia menerima pemotongan gaji demi bergabung dengan klub Merseyside tersebut, dan Liverpool akan menanggung penuh gajinya selama masa pinjaman.
Keputusan Liverpool mendatangkan Araujo tak lepas dari kondisi darurat di lini belakang. Conor Bradley, Joe Gomez, dan Giovanni Leoni masih dalam masa pemulihan cedera, sementara rekrutan anyar Jeremy Jacquet belum tampil di pramusim. Dengan hanya Virgil van Dijk sebagai bek tengah senior yang fit, kebutuhan akan tambahan tenaga di posisi tersebut menjadi sangat mendesak. Kehadiran Araujo, yang dikenal dengan kekuatan, kecepatan, dan pengalamannya, diharapkan mampu menjadi solusi jangka pendek yang solid.
Di Barcelona, Araujo memang sempat menjadi andalan di bawah asuhan Hansi Flick. Musim lalu, ia tampil dalam 38 pertandingan dan menjadi kapten tim di akhir musim. Namun, performanya kerap disorot tajam, terutama setelah serangkaian blunder fatal di ajang Eropa. Kartu merahnya melawan Paris St-Germain di perempat final Liga Champions 2024 menjadi momen yang membekas, begitu pula kesalahan-kesalahannya saat melawan Inter di semifinal 2025.
Kesalahan yang Meninggalkan Bekas
Puncaknya terjadi saat Barcelona dipermalukan Chelsea 0-3 di Liga Champions musim lalu. Araujo diganjar kartu kuning kedua karena pelanggaran terhadap Marc Cucurella. Seminggu kemudian, ia mendapatkan izin cuti untuk memprioritaskan kesehatan mentalnya. Ia baru kembali sebulan kemudian dan mencatatkan 23 penampilan di paruh kedua musim, dengan enam di antaranya sebagai starter.
Flick sendiri mengakui bahwa gaya bermain Barcelona "sedikit berbeda" dengan apa yang dimiliki Araujo. "Dia pemain luar biasa, dengan kecepatan dan kekuatan yang hebat. Saya ingin melibatkannya, tapi saya melihat dia juga terpengaruh oleh masa lalu," ujar Flick dalam konferensi pers. "Saya pamit padanya pagi ini dan dia tampak bahagia. Liverpool adalah klub besar, dan saya mendoakan yang terbaik untuknya."
Bagi Barcelona, melepas Araujo juga membawa keuntungan finansial. Klub katalan itu memang tengah berupaya meringankan beban keuangan dengan merelakan salah satu pemain bergaji tertinggi mereka. Liverpool yang menanggung penuh gajinya selama masa pinjaman menjadi angin segar bagi Blaugrana.
Kini, Araujo punya kesempatan emas untuk membangun kembali kariernya di Anfield. Dengan nomor punggung 33, ia diharapkan bisa menemukan kembali kepercayaan diri yang sempat pudar. Dukungan penuh dari pelatih dan rekan setimnya, termasuk Virgil van Dijk, menjadi modal berharga untuk memulai babak baru yang lebih cerah.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang