Pekan pembuka Women's Super League (WSL) 2026/27 menyajikan kejutan dan tanda tanya besar. Aston Villa menahan imbang Chelsea 1-1, Manchester City memulai pertahanan gelar dengan kemenangan 3-1 atas Birmingham City, sementara Tottenham Hotspur juga menang 3-1 atas West Ham. Namun, sorotan utama tertuju pada Arsenal dan Manchester United yang tampil di bawah ekspektasi.

Arsenal memulai musim dengan kemenangan tipis 1-0 atas Brighton, tetapi penampilan mereka menuai kritik. Manajer Renee Slegers lebih memilih pemain berpengalaman seperti Chloe Kelly, Caitlin Foord, dan Stina Blackstenius di bangku cadangan, sementara rekrutan anyar Elisa de Almeida, Selina Cerci, dan Géraldine Reuteler bahkan tidak masuk skuad. Keputusan ini memicu pertanyaan tentang seberapa cepat para pemain baru akan diintegrasikan. Meski begitu, ada sisi positif: winger Lisa Baum mencetak gol kemenangan dalam 10 menit pertama, dan kiper Misa Rodríguez tampil impresif.

Di sisi lain, Manchester United menelan kekalahan 1-2 dari London City Lionesses. Manajer baru Eva Olid menghadapi tantangan berat setelah hanya mendatangkan empat pemain pengganti untuk menggantikan enam pemain yang pergi. United baru mencatatkan tembakan pertama di babak kedua dan hanya memiliki empat percobaan sepanjang laga. Dengan Chelsea dan Arsenal sebagai lawan berikutnya, tekanan semakin besar.

Everton juga menjadi sorotan setelah kalah dari Crystal Palace. Meski menciptakan 14 peluang, hanya dua yang tepat sasaran. Manajer Scott Phelan dihadapkan pada masalah ketajaman dan taktik. Dua laga berikutnya melawan Charlton Athletic dan West Ham United akan menjadi penentu apakah Everton bisa bangkit atau justru terjerumus ke zona relegasi.

Di sisi lain, Liverpool menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan kemenangan 4-0 atas Charlton Athletic. Rekrutan anyar Vivian Endemann langsung mencetak gol. Liverpool tampil dominan dengan 15 tembakan berbanding 2 milik Charlton. Jika mampu menjaga konsistensi, Liverpool berpotensi menjadi tim kejutan musim ini.

Sementara itu, Charlton Athletic mendapat pukulan telak di laga pembuka. Mereka tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran dan hanya memiliki enam sentuhan di kotak penalti lawan. Dengan tekanan yang meningkat, Charlton harus segera menemukan solusi sebelum terpuruk lebih dalam.

Pekan pembuka WSL memang belum bisa dijadikan patokan pasti, tetapi sinyal-sinyal awal sudah muncul. Arsenal dan Manchester United perlu segera berbenah jika tidak ingin tertinggal dalam persaingan gelar, sementara tim-tim seperti Liverpool dan Aston Villa menunjukkan potensi untuk mengganggu dominasi tim papan atas.