Arsenal memulai musim dengan cara yang sempurna. Bertemu Manchester City di Community Shield di Principality Stadium, The Gunners menang telak 3-0. Riccardo Calafiori membuka keunggulan dalam 30 detik pertama, disusul gol Kai Havertz dan Martin Odegaard. Kemenangan ini langsung mengirim sinyal kuat ke seluruh Inggris: Arsenal siap mempertahankan gelar juara Premier League.
Bagi Arsenal, kemenangan ini bukan sekadar trofi. Ini adalah pernyataan ambisi. Mereka tampil dominan sejak menit awal, menekan tinggi, dan tidak memberi ruang bagi tim asuhan Enzo Maresca untuk bernapas. Kalafiori, yang baru bergabung, langsung menunjukkan kualitasnya dengan gol cepat dan pergerakan liar yang menyulitkan lini belakang City.
Odegaard Kembali ke Performa Terbaik
Kapten Arsenal, Martin Odegaard, tampil luar biasa. Ia tidak hanya mencetak gol ketiga dengan penyelesaian cerdas, tetapi juga menjadi pengatur tempo permainan. Umpan-umpan terobosannya yang tajam membongkar pertahanan City. Sepertinya ia sudah kembali ke level terbaiknya setelah musim lalu sempat bermain di bawah performa.
Di sisi lain, lini tengah City benar-benar kewalahan. Elliot Anderson, yang baru bergabung, kesulitan menemukan ritme dan ditarik keluar pada menit ke-60. Phil Foden juga tidak berdaya menghadapi agresivitas lini tengah Arsenal. Ketika Declan Rice masuk di babak kedua, dominasi Arsenal semakin terasa.
Bagi Manchester City, ini adalah hasil yang memalukan. Mereka tampil tanpa kreativitas dan tidak mampu menembus pertahanan solid Arsenal. Erling Haaland, yang biasanya menjadi momok, dibuat tidak berkutik oleh Gabriel Magalhaes dan Cristhian Mosquera. Ia hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran sebelum ditarik keluar pada menit ke-53.
Kemenangan ini juga menegaskan kedalaman skuad Arsenal. Mikel Arteta bisa memasukkan pemain seperti Bukayo Saka, Viktor Gyokeres, dan Martin Zubimendi dari bangku cadangan. Ini akan menjadi senjata penting dalam perburuan gelar musim ini. Apakah Arsenal bisa mempertahankan gelar? Dengan performa seperti ini, mereka jelas menjadi kandidat terkuat.
Performa gemilang Christos Tzolis juga patut disorot. Pemain sayap anyar ini mencatatkan dua assist di laga debutnya, menjadi pemain Arsenal pertama yang melakukan itu sejak Willian pada September 2020. Ia tampil hidup dan menjadi ancaman konstan di sisi sayap.
Hasil ini tentu membuat fans Arsenal bermimpi. Namun, perjalanan masih panjang. Community Shield hanyalah awal. Yang terpenting adalah konsistensi di liga. Jika Arsenal bisa tampil seperti ini sepanjang musim, bukan tidak mungkin mereka akan mendominasi sepak bola Inggris.
Rating Pemain Arsenal vs Manchester City
| Pemain | Tim | Rating |
|---|---|---|
| David Raya | Arsenal | 7 |
| Ben White | Arsenal | 7 |
| Cristhian Mosquera | Arsenal | 7 |
| Gabriel Magalhaes | Arsenal | 8 |
| Riccardo Calafiori | Arsenal | 8 |
| Myles Lewis-Skelly | Arsenal | 8 |
| Bruno Guimaraes | Arsenal | 7 |
| Martin Odegaard | Arsenal | 9 |
| Noni Madueke | Arsenal | 6 |
| Christos Tzolis | Arsenal | 8 |
| Kai Havertz | Arsenal | 7 |
| Gianluigi Donnarumma | Man City | 5 |
| Abdukodir Khusanov | Man City | 6 |
| Ruben Dias | Man City | 6 |
| Josko Gvardiol | Man City | 6 |
| Nico O'Reilly | Man City | 6 |
| Mateo Kovacic | Man City | 6 |
| Elliot Anderson | Man City | 5 |
| Phil Foden | Man City | 5 |
| Antoine Semenyo | Man City | 6 |
| Jeremy Doku | Man City | 5 |
| Erling Haaland | Man City | 5 |
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang