Badai cedera tampaknya belum mau pergi dari Arsenal di awal musim ini. Gelandang kreatif andalan mereka, Mariona Caldentey, dipastikan harus menepi selama delapan hingga sepuluh pekan ke depan akibat mengalami cedera hamstring yang cukup serius dalam lawatan ke kandang lawan.
Pemain Timnas Spanyol tersebut mendapati masalah pada ototnya ketika The Gunners takluk 4-2 di markas Manchester City pada 4 Oktober lalu. Situasi ini membuat sang pemain harus membatalkan agenda internasionalnya bersama La Roja dan fokus menjalani proses pemulihan intensif di bawah pengawasan tim medis klub London Utara tersebut.
Pelatih Renee Slegers mengakui bahwa kehilangan sosok penting seperti Caldentey merupakan pukulan telak bagi timnya yang tengah berjuang bangkit. Terlebih lagi, performa lini serang mereka sedang disorot setelah melalui lima laga awal Women's Super League dengan catatan minor dan kini masih tertahan di papan bawah klasemen sementara.
Masalah skuad The Gunners semakin diperparah dengan absennya penyerang asal Jerman, Selina Cerci, yang harus naik meja operasi akibat gangguan lutut. Slegers menjelaskan bahwa pemain rekrutan musim panas itu sempat kesulitan beradaptasi karena masalah fisik sejak pramusim, memaksa klub mengambil langkah operasi demi pemulihan jangka panjang.
Menghadapi Birmingham City akhir pekan ini, tekanan besar tentu berada di pundak Slegers untuk segera memutus tren negatif timnya. Absennya sejumlah pilar utama menuntut para pemain tersisa untuk membuktikan kapasitas mereka di atas lapangan demi mengembalikan martabat klub di kasta tertinggi sepak bola wanita Inggris.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang