Arsenal sukses mengawali musim 2026/27 dengan manis setelah menaklukkan Manchester City 3-0 di Community Shield yang digelar di Principality Stadium, Cardiff. Di balik kemenangan tersebut, nama Christos Tzolis menjadi sorotan utama. Pemain sayap asal Yunani itu tampil memukau dengan dua assist, membuktikan bahwa The Gunners tidak perlu memburu penyerang baru di bursa transfer.
Dilansir dari BBC Sport, Tzolis yang didatangkan dari Club Brugge dengan biaya transfer sekitar £34 juta (sekitar Rp680 miliar) langsung menunjukkan kualitasnya. Dua assistnya, satu untuk gol Kai Havertz dan satu lagi untuk gol Martin Odegaard, menjadi bukti nyata bahwa ia adalah pemain yang bisa diandalkan. Bahkan, ia tercatat sebagai pemain pertama yang mencetak dua assist di Community Shield sejak David Beckham pada tahun 1996.
Penampilan apik ini bukan kebetulan. Sepanjang pramusim, Tzolis memang tampil konsisten. Ia mencatatkan assist melawan Real Betis dan Borussia Dortmund, serta mencetak gol ke gawang Girona. Kini, ia diprediksi akan menjadi salah satu eksekutor bola mati utama Arsenal, bersaing dengan Declan Rice, Martin Odegaard, dan Bukayo Saka.
Perjalanan Karier yang Penuh Liku
Kesuksesan Tzolis di Arsenal tidak datang secara instan. Sebelum bersinar di Belgia, ia sempat kesulitan di Norwich City. Dalam tiga musim (2021-2024), ia hanya mencetak tiga gol dari 30 penampilan. Namun, masa peminjaman yang sukses di Fortuna Dusseldorf (2023-24) dengan 24 gol dari 35 laga menjadi titik balik kariernya.
Setelah pindah ke Club Brugge, Tzolis berkembang pesat. Musim lalu, ia terlibat dalam 40 gol (17 gol dan 23 assist) dan membawa timnya juara Liga Belgia. Di Liga Champions, ia juga mampu mencetak gol melawan Atalanta dan Atletico Madrid, plus assist melawan Barcelona. Angka-angka ini menunjukkan bahwa ia memang punya kualitas untuk tampil di level tertinggi.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, pun memberikan pujian tinggi. "Dia masuk ke tim dengan sangat organik. Dia anak yang cerdas dan punya kualitas besar. Di 20-30 meter terakhir, dia sangat tenang dalam memilih umpan atau menyelesaikan peluang," ujarnya. Arteta juga menilai bahwa kehadiran pemain-pemain berkualitas di sekitarnya akan semakin meningkatkan performa Tzolis.
Dengan menggantikan Leandro Trossard yang hengkang ke Besiktas, Tzolis diharapkan mampu memberikan dampak serupa. Statistiknya pun menjanjikan: ia menciptakan hampir dua kali lipat peluang (13 banding 7) dan lebih banyak melepaskan umpan di sepertiga akhir lapangan (138 banding 80) dibandingkan Trossard di Liga Champions musim lalu. Jika terus konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu bintang baru di Premier League musim ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang