Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa begitu banyak klub di kasta tertinggi Liga Spanyol menggunakan kata 'Real' di depan nama mereka? Mulai dari Real Madrid hingga Real Sociedad, penyematan ini bukan sekadar pajangan atau hadiah trofi juara. Istilah tersebut merupakan sebuah bentuk kehormatan historis yang terikat erat dengan monarki Spanyol selama lebih dari satu abad.
Dihimpun dari BBC Sport, gelar 'Real' diterjemahkan secara sederhana sebagai 'Royal' atau Kerajaan. Saat ini, terdapat total 11 klub di dua divisi teratas Liga Spanyol yang membawa predikat istimewa ini. Perjalanan panjang tradisi tersebut bermula pada masa pemerintahan Raja Alfonso XIII yang menaruh minat besar pada perkembangan pesat sepak bola di awal abad ke-20 silam.
Klub Spanyol pertama yang menerima kehormatan tersebut adalah Deportivo de A Coruna pada tahun 1909, di mana sang raja turut menerima posisi sebagai presiden kehormatan. Langkah ini kemudian diikuti oleh Real Sociedad pada 1910, menyusul kota San Sebastian yang kerap menjadi tempat peristirahatan musim panas keluarga kerajaan. Lambang mahkota pun mulai disematkan pada logo klub sebagai simbol perlindungan kerajaan.
Kisah paling terkenal tentu datang dari ibu kota Spanyol. Didirikan pada tahun 1902 sebagai Madrid Football Club, klub penguasa Liga Champions ini baru resmi menyandang nama Real Madrid pada tahun 1920. Raja Alfonso XIII memberikan izin resmi melalui surat istimewa dari pihak istana agar klub dapat menggunakan gelar kerajaaan tersebut beserta tambahan mahkota di lambang mereka.
Menariknya, syarat mendapatkan gelar ini sama sekali tidak berkaitan dengan prestasi di atas lapangan hijau. Klub tidak perlu menjuarai liga domestik atau mengangkat trofi Copa del Rey untuk menjadi 'Real'. Tradisi ini murni berakar dari permohonan resmi dan patronase kerajaan yang pernah dibuktikan oleh klub semenjana CD Gara pada perayaan hari jadi mereka pada tahun 2012.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang