Duel penuh drama tersaji di markas Atalanta kala menjamu Frosinone dalam lanjutan Serie A yang berkesudahan dengan skor gila 4-4. Laga baru berjalan 30 detik, publik tuan rumah sudah dikejutkan oleh gol cepat tim tamu sebelum akhirnya La Dea membalikkan keadaan menjadi 3-2 saat turun minum dalam bentrokan yang sangat kacau.

Pertandingan ini dibumbui oleh ketajaman para pencetak gol di kedua kubu. Romano Schmid dan Nikola Krstovic masing-masing memborong dua gol untuk tim mereka, sementara Ederson menyumbang gol via titik penalti, ditambah aksi Giacomo Calò, Eljif Elmas, dan gol penyeimbang dramatis dari Aleksa Terzic yang menutup pesta delapan gol di laga tersebut.

Pelatih Maurizio Sarri mengakui bahwa timnya sebenarnya sudah mewaspadai ancaman dari Frosinone yang tampil bugar dan mengejutkan musim ini setelah promosi dari Serie B. Sarri menyebut timnya sempat ketakutan menghadapi gaya bermain agresif lawan, terutama di tengah situasi skuad yang pincang akibat badai cedera.

Situasi pelik Atalanta semakin menjadi-jadi setelah Raoul Bellanova harus ditarik keluar lapangan akibat masalah otot. Kondisi ini memperpanjang daftar cedera La Dea yang sebelumnya sudah kehilangan banyak pilar penting seperti Sead Kolasinac, Giorgio Scalvini, Isak Hien, Odilon Kossounou, Franck Kessie, Giacomo Raspadori, dan Kamaldeen Sulemana.

Dilansir dari Football Italia, Sarri menegaskan bahwa mengingat situasi sulit yang sedang mereka hadapi dan kebobolan dua gol cuma-cuma, hasil imbang 4-4 ini adalah sesuatu yang harus mereka terima dengan lapang dada demi menjaga mentalitas tim di tengah periode padat pertandingan.