Pelatih kepala Roberto De Zerbi mengambil langkah tegas dalam upaya menyatukan skuad Tottenham Hotspur di tengah terpuruknya performa tim. Selama pemusatan latihan cuaca hangat di Marbella, aturan larangan penggunaan telepon seluler saat makan diberlakukan secara ketat guna membangun kebersamaan di antara para pemain.
Langkah disipliner ini diterapkan menyusul start buruk Tottenham Hotspur yang kini terbenam di dasar klasemen sementara Premier League tanpa satu pun kemenangan dari enam laga pembuka. Klub sebelumnya telah menggelontorkan dana besar mencapai lebih dari £380 juta atau sekitar Rp7,6 Triliun untuk mendatangkan 10 pemain baru pada bursa transfer musim panas lalu.
"Kami bekerja di atas lapangan, kami bersama-sama, kami menghapus telepon dari sarapan, makan siang, dan makan malam untuk bersama karena sekarang situasinya selalu seperti itu," ujar Roberto De Zerbi dalam konferensi pers resminya.
Selain aturan tanpa gawai, agenda di Spanyol juga diisi dengan sejumlah rapat penting untuk membahas situasi tim serta menuntut tanggung jawab penuh dari setiap individu pemain. Keputusan mengadakan pemusatan latihan khusus ini diambil melalui diskusi bersama jajaran manajemen klub, termasuk Vinai Venkatesham, Johan Lange, serta pihak pemilik klub.
Di tengah tekanan besar menghadapi laga kandang melawan Coventry, Tottenham Hotspur mendapat angin segar dengan kembalinya Dejan Kulusevski dan James Maddison ke dalam skuad. Kehadiran para pemain kunci yang pulih dari cedera ini diharapkan mampu mengangkat performa tim dan membawa perubahan positif di sisa musim kompetisi.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang