Paddock Haas sempat dihebohkan oleh rumor panas yang menyebutkan bahwa negosiasi kontrak baru Oliver Bearman mandek akibat permintaan gaji fantastis. Isu yang beredar mengklaim sang pembalap meminta bayaran tahunan sebesar 5 juta poundsterling atau setara dengan sekitar Rp100 Miliar. Menanggapi kabar miring tersebut, prinsipal tim Ayao Komatsu langsung meradang dan melontarkan bantahan keras dalam rangkaian akhir pekan balap.

Dilansir dari Sky Sports, Komatsu dengan tegas menyebut laporan soal tuntutan gaji tersebut sebagai omong kosong belaka yang tidak memiliki dasar kebenaran. Ia bahkan mengaku heran bagaimana angka tersebut bisa muncul dan disebarluaskan begitu saja di media sosial tanpa adanya verifikasi sumber yang jelas. Menurutnya, insiden ini mirip dengan rumor tak berdasar sebelumnya yang pernah menyeret nama Esteban Ocon di Miami, di mana publik langsung mempercayai cerita palsu demi mengejar klik semata.

Di sisi lain, masa depan pembalap muda berbakat ini memang masih menyisakan tanda tanya besar karena kontraknya saat ini akan segera habis pada akhir musim 2026. Meskipun Haas telah mengamankan tanda tangan junior Ferrari lainnya, Rafael Camara, untuk musim depan, Komatsu menegaskan bahwa timnya memiliki visi jangka panjang yang sejalan dengan sang pembalap. Hubungan kerja sama yang solid dan keinginan kuat untuk terus berkembang bersama menjadi prioritas utama di garasi tim.

Sementara itu, sang pembalap sendiri tidak menutup-nutupi niatnya untuk terus melanjutkan karier bersama skuad yang berbasis di Banbury tersebut. Berbicara di sela-sela persiapan seri balapan, ia secara terbuka menyatakan bahwa target utamanya adalah bertahan di tim saat ini. Sayangnya, proses penyelesaian kontrak masih terhalang oleh beberapa urusan besar di balik layar yang sedang dibereskan oleh manajemen.

Meskipun mengakui bahwa keputusan akhir tidak sepenuhnya berada di tangan pribadinya, sang pembalap memastikan proses negosiasi terus berjalan secara positif. Jika keputusannya diserahkan penuh kepada dirinya, ia bahkan mengonfirmasi bahwa kesepakatan tersebut seharusnya sudah diumumkan sejak jauh-jauh hari. Kini, fokus utama tim dan pembalap adalah memaksimalkan sisa musim sembari merancang mobil yang lebih kompetitif untuk menghadapi tantangan regulasi berikutnya.