Eks wasit Premier League, Dermot Gallagher, memprediksi bahwa upaya Arsenal untuk mengajukan banding atas kartu merah Max Dowman bakal menemui jalan buntu. Sang pemain muda diganjar kartu merah karena dianggap melakukan tindakan kekerasan setelah menendang Harrison Neal dalam kekalahan mengejutkan di ajang Carabao Cup melawan Fleetwood Town. Insiden panas di pengujung laga babak keempat tersebut langsung menyita perhatian publik sepak bola Inggris setelah Meriam London tersingkir lewat drama adu penalti.
Dilansir dari Sky Sports, batas waktu pengajuan dokumen banding bagi skuad asuhan Mikel Arteta jatuh pada hari Kamis pukul 1 siang waktu setempat. Pihak klub tentu berharap keputusan final bisa keluar sebelum lawatan berat mereka menghadapi Liverpool di akhir pekan. Namun, Gallagher dengan tegas menyatakan bahwa niat dan keagresifan Dowman saat bereaksi membuat kartu merah tersebut sudah tepat.
"Saya pikir banding akan gagal karena keagresifan Dowman, dan Anda bisa melihat niatnya di sana," ungkap Gallagher kepada Sky Sports News. Ia juga menambahkan bahwa sang remaja terlihat sengaja mengangkat lututnya dalam sebuah gerakan menendang. Meski demikian, eks pengadil lapangan hijau itu menilai tekel awal dari Neal sebenarnya juga layak diganjar kartu kuning karena terlalu berbahaya bagi keselamatan pemain muda Max Dowman.
Di sisi lain, pandangan berbeda datang dari pundit Paul Merson yang merasa hukuman tersebut terlalu keras untuk pemain berusia 16 tahun. Merson mengingatkan bahwa wonderkid tersebut harus bersiap menghadapi tekel-tekel keras sepanjang kariernya karena status klub besar yang dibelanya. Reaksi dingin dari Mikel Arteta di pinggir lapangan saat sang pemain berjalan menuju terowongan juga turut dikritik karena dianggap kurang memberikan rangkulan hangat bagi pemain belia yang sedang terpukul.
Mikel Arteta sendiri enggan membeberkan secara detail apa yang ia katakan kepada sang pemain, meski ia menyebut bahwa timnya sudah membahas konteks emosional pertandingan tersebut sebelumnya. Jobi McAnuff turut menyayangkan gestur sang manajer, mengingat usia Dowman yang masih sangat belia dan rentan membuat kesalahan dalam proses perkembangan kariernya. Kini, Arsenal harus segera move on dan bersiap menghadapi ujian berat berikutnya di kasta tertinggi Liga Inggris.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang