Stadion Celtic Park mendadak berubah menjadi panggung pembantaian ketika Celtic menjamu rival papan atas mereka, Hearts, dalam laga yang berakhir dengan skor telak tujuh gol tanpa ampun. Pasukan tuan rumah tampil begitu trengginas, memanfaatkan setiap celah dari taktik naif sang lawan yang nekat bermain terbuka sejak menit awal. Publik tribun disuguhi pertunjukan sepak bola kilat, tajam, dan tanpa kompromi, mengingatkan kita pada duel tinju kelas berat yang selesai dalam hitungan detik.

Pertandingan praktis sudah selesai bahkan sebelum babak pertama berjalan seperempat jam. Konsentrasi lini belakang Hearts yang buruk membuat mereka harus membayar mahal lewat dua gol cepat dari situasi bola mati. Alih-alih bermain lebih pragmatis, tim tamu justru menerapkan garis pertahanan tinggi yang sangat lambat, memberikan karpet merah bagi para penyerang cepat Celtic untuk mengeksploitasi ruang kosong di lini belakang. Keputusan taktis tersebut berubah menjadi bencana besar yang menghancurkan mental bertanding anak asuh Wouter Vrancken secara perlahan.

Statistik akhir pertandingan memang terlihat sangat menggelikan dan penuh ironi bagi tim tamu. Hearts sebenarnya mendominasi penguasaan bola, melepaskan lebih banyak tembakan, bahkan mencatat operan akurat lebih tinggi di area lawan. Namun, semua keunggulan penguasaan bola itu tidak ada artinya di hadapan efektivitas mematikan lini depan tuan rumah. Setiap kali mereka kehilangan bola di area sendiri, transisi kilat tuan rumah langsung menghukum lini belakang yang tampil seperti tanpa koordinasi sama sekali.

Nama-nama seperti Benjamin Nygren, Callum Osmand, hingga Camilo Duran tampil begitu fantastis dalam membongkar pertahanan lawan yang compang-camping. Gol demi gol tercipta dengan begitu mudahnya, membuat sebagian suporter tim tamu memilih meninggalkan stadion lebih cepat untuk menghindari siksaan yang lebih parah di sisa waktu. Pesta gol ini tidak hanya mengembalikan senyum di wajah pelatih Martin O'Neill, tetapi juga mengirimkan pesan ancaman serius kepada para pesaing lainnya dalam perburuan gelar juara musim ini.