Rekor sempurna awal musim Barcelona akhirnya harus terhenti di tangan Paris Saint-Germain dalam duel sengit Liga Champions. Bertanding di Parc des Princes, Blaugrana dipaksa menyerah dengan skor 4-2 setelah membuat terlalu banyak kesalahan sendiri. Pelatih Hansi Flick secara terbuka mengakui bahwa kelelahan fisik dan masalah dalam penguasaan bola menjadi faktor utama kegagalan timnya mengamankan poin di Paris.

Pertandingan sendiri berjalan sangat ketat sejak menit awal. Gol-gol dari Desiré Doué, Lucas Hernández, Vitinha, dan Fabián Ruiz memastikan kemenangan tuan rumah. Sementara itu, kubu tamu sempat memberikan perlawanan sengit lewat aksi Xavi Espart dan Lamine Yamal yang sempat dua kali menyamakan kedudukan, sebelum akhirnya pertahanan mereka bobol dua kali di pengujung laga.

Hansi Flick menjelaskan bahwa persiapan timnya sangat terganggu jelang laga akbar ini. Masalah penerbangan yang sempat tertunda akibat badai di Spanyol usai menghadapi Real Betis membuat proses pemulihan fisik para pemain menjadi tidak ideal. Meski demikian, pelatih asal Jerman tersebut tetap memuji determinasi para pemainnya yang sudah berjuang keras di tengah situasi yang kurang menguntungkan.

Di sisi lain, keputusan taktis juga diambil Flick dengan mencadangkan Rodri demi menjaga kebugaran sang gelandang untuk menghadapi laga krusial LaLiga akhir pekan ini. Namun, kabar buruk menghampiri lini tengah setelah Dani Olmo harus ditarik keluar pada babak pertama akibat cedera dan akan segera menjalani pemeriksaan medis sekembalinya ke Catalunya.

Bagi PSG, kemenangan ini memperpanjang catatan positif mereka di fase grup Eropa musim ini. Pelatih Luis Enrique memuji kerja keras lini pertahanan timnya yang mampu meredam kualitas individu lawan yang begitu berbahaya, sekaligus menutup rangkaian laga berat ini dengan hasil yang sangat memuaskan di kandang sendiri.