Perjalanan karier pevoli kebanggaan Indonesia, Megawati Hangestri, kembali menjadi sorotan tajam publik pencinta olahraga voli. Mengawali babak baru bersama klub barunya, pemain yang dijuluki Megatron ini justru harus merasakan pengalaman pahit yang kontras jika dibandingkan dengan musim perdananya di Korea Selatan beberapa tahun silam.

Debut bersama klub barunya terjadi pada laga pembuka KOVO Cup 2026 ketika menghadapi Hi Pass di Jinnam Gymnasium. Sayangnya, penampilan perdana tersebut berjalan jauh dari kata sempurna bagi Hillstate yang musim ini melakukan perombakan besar pada komposisi skuad mereka, terutama di sektor pertahanan yang kerap kedodoran.

Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan telak 0-3 (17-25, 16-25, 18-25) tersebut, pevoli asal Jember ini hanya mampu menyumbangkan 14 poin dengan tingkat keberhasilan serangan berada di angka 35 persen. Kendati demikian, pelatih Kang Sung Hyung tetap memberikan apresiasi atas kerja keras anak asuhnya di atas lapangan.

Sang pelatih menyoroti masalah utama tim yang terletak pada minimnya chemistry antara Megawati beserta rekan duetnya, Jordan Wilson, dengan setter utama Kim Da In. Persiapan tim terganggu karena sang setter harus membagi fokus dengan agenda penting bersama tim nasional voli putri Korea Selatan sebelumnya.

Situasi pelik ini sangat bertolak belakang dengan momen manis ketika ia melakoni debut bersama Red Sparks pada 17 Oktober 2023 silam. Saat itu, ia langsung menggebrak Liga Voli Korea dengan mengantar tim meraih kemenangan mutlak 3-0 atas IBK Altos sekaligus menyabet 21 poin.

Kini, evaluasi menyeluruh wajib segera dilakukan oleh jajaran pelatih sebelum menghadapi laga kedua KOVO Cup melawan juara bertahan GS Caltex. Waktu persiapan yang tersisa menjelang bergulirnya kompetisi resmi Liga Voli Korea pada 31 Oktober mendatang menjadi krusial untuk membenahi koordinasi permainan.