Tekanan berat yang selama ini menghujam Bradley Barcola akhirnya menguap lewat ledakan performa luar biasa di panggung Eropa. Penyerang asal Prancis tersebut mencatatkan hattrick perdana sepanjang karier profesionalnya saat Liverpool menghancurkan wakil Austria, LASK Linz, dengan skor 6-3 dalam lanjutan Liga Champions. Didatangkan dari Paris Saint-Germain senilai sekitar Rp2,4 Triliun pada bursa transfer musim panas lalu, Barcola sempat kesulitan beradaptasi dan gagal mencetak gol maupun assist dalam enam penampilan awalnya.

Badai kritik sempat memanaskan situasi di Anfield setelah sang rekrutan termahal gagal unjuk gigi di Premier League. Namun, malam magis di Austria mengubah segalanya ketika Barcola membobol gawang lawan dengan kedua kakinya di babak pertama. Dilansir dari ESPN FC, pelatih Liverpool, Andoni Iraola, mengaku sudah merasakan aura ketajaman pemain berusia 24 tahun itu sejak sesi latihan sehari sebelum pertandingan krusial tersebut.

Pesta gol The Reds tidak hanya menjadi milik Barcola seorang. Bek tangguh Ronald Araújo turut menyumbangkan gol perdana berseragam Merah lewat sundulan kepala memanfaatkan sepak pojok, membuka keunggulan sebelum rekan-rekannya mengamuk. Penyerang muda berusia 21 tahun, Lewis Koumas, serta bek sayap lincah Jeremie Frimpong turut mencatatkan nama di papan skor, membawa tim tamu memimpin jauh hingga 6-1.

Tuan rumah LASK Linz sempat memberikan perlawanan di penghujung laga melalui dua gol dari Florian Flecker dan satu gol Robert Ljubičić. Meskipun lini belakang sempat kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir, kemenangan telak ini memastikan raihan positif bagi skuad asuhan Iraola yang sebelumnya sempat tersandung usai takluk dari Manchester City di kompetisi domestik.

Hasil fantastis ini juga menorehkan sejarah baru sebagai pertandingan Eropa dengan total gol terbanyak bagi Liverpool sejak kemenangan dramatis 5-4 atas Alaves di final Piala UEFA 2001 silam. Dengan mengantongi dua kemenangan beruntun di fase grup Liga Champions, tekanan kini beralih menjadi momentum positif bagi skuad Merseyside untuk memperbaiki performa mereka di kasta tertinggi.