Badai kritik menerjang Manchester United setelah mereka harus menelan kekalahan memalukan 1-4 dari Como dalam lanjutan fase liga Champions League di Stadion Lombardy pada Rabu lalu. Gawang Setan Merah jebol secara bergantian lewat aksi Nico Paz, Anastasios Douvikas, dan Jacobo Ramon, sebelum akhirnya Joshua Zirkzee mencetak gol hiburan saat pertandingan memasuki waktu tambahan.

Hasil minor ini memperpanjang tren negatif di mana Setan Merah telah tumbang dalam dua laga beruntun di kasta tertinggi Eropa tersebut. Kapten tim Bruno Fernandes secara terbuka melemparkan kritik tajam terhadap strategi pelatih Michael Carrick selepas peluit panjang dibunyikan.

Dilansir dari FourFourTwo, gelandang asal Portugal tersebut blak-blakan menyebut bahwa keputusan taktis untuk tidak melakukan pressing ketat dan membiarkan lawan menguasai bola sepenuhnya berada di tangan staf kepelatihan. Menurutnya, tim harus tampil lebih berani di bawah tekanan alih-alih memberikan rasa percaya diri kepada tim lawan.

Di sisi lain, Carrick tidak tinggal diam dan langsung mengalihkan sorotan pada buruknya eksekusi para pemain di atas lapangan. Eks gelandang tim nasional Inggris itu menegaskan bahwa taktik sebagus apa pun tidak akan membuahkan kemenangan jika para pemain malas berlari baik saat menyerang maupun bertahan.

Komentar terbuka sang kapten sontak memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk mantan gelandang Chelsea Joe Cole yang menilai tindakan Fernandes membongkar dapur klub di depan publik sebagai hal yang tidak pantas dilakukan oleh seorang pemimpin skuad.