Pahitnya kekalahan di kancah Eropa kembali harus ditelan oleh Lille setelah tumbang di tangan Galatasaray dengan skor 2-4 pada matchday ketiga Liga Champions. Di tengah situasi yang kian menjepit, bek andalan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, dengan tegas menyatakan bahwa timnya sama sekali belum lempar handuk untuk berebut tiket lolos ke fase gugur.
Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut sempat diwarnai momen ketika Les Douges berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Sayangnya, lini belakang wakil Prancis itu kembali keteteran di paruh kedua, membuat Galatasaray leluasa mencetak dua gol tambahan yang memastikan tiga poin penuh melayang dari tangan armada Davide Ancelotti di Stadion Pierre-Mauroy.
"Selama masih ada peluang, kita harus tetap percaya diri. Kita harus yakin dan terus melangkah," ujar Verdonk mengutip dari Le Petit Lillois, menunjukkan mentalitas baja yang coba ia tularkan kepada rekan-rekan setimnya di ruang ganti.
Pemain berusia 29 tahun kelahiran Dordrecht itu secara terbuka mengakui bahwa kerapuhan di lini pertahanan menjadi biang keladi kekalahan, terutama gol cepat dari situasi sepak pojok di awal babak kedua yang meruntuhkan konsentrasi tim. Menurutnya, transisi bertahan di dalam kotak penalti wajib segera dibenahi agar kejadian serupa tidak terulang pada laga-laga Eropa berikutnya.
Selain masalah pertahanan, Verdonk juga menyoroti tumpulnya lini depan yang membuat peluang terbuang percuma. Ia menekankan pentingnya ketajaman dalam penyelesaian akhir serta keberanian melepaskan tembakan demi mendulang poin penuh di sisa laga fase liga demi mengatrol posisi mereka dari papan bawah klasemen sementara.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang