Spekulasi panas mengenai masa depan pelatih Carla Ward sempat menghiasi pemberitaan sepak bola internasional seiring ketertarikan dari klub Women's Super League. Namun, arsitek timnas wanita Republik Irlandia tersebut dengan tegas menepis segala rumor kepindahan dan memilih fokus penuh menatap sisa laga krusial demi tiket menuju panggung dunia tahun depan di Brasil.
Republik Irlandia kini di ambang sejarah baru di bawah komando Carla Ward, yang menggantikan Eileen Gleeson pada Januari 2025 lalu. Tantangan terdekat mereka adalah melakoni babak play-off melawan Kazakhstan sebelum berpotensi menghadapi ujian akhir dua leg melawan Belgia atau Polandia. Bagi Ward, ambisi utamanya sejak awal menerima pinangan timnas adalah membawa negara tersebut terbang tinggi ke Piala Dunia.
Di tengah ambisi besar tersebut, ujian berat harus dihadapi oleh Carla Ward dalam meramu taktik terbaiknya. Republik Irlandia dipastikan tampil tanpa kapten utama Katie McCabe dan Marissa Sheva yang harus menjalani sanksi akumulasi kartu, serta absennya gelandang berpengalaman Denise O'Sullivan. Belum lagi masalah cedera yang menimpa Tara O'Hanlon dan Saoirse Noonan jelang lawatan tandang ke Astana Arena.
Kendati kehilangan sejumlah pilar penting di atas lapangan, sang juru taktik tetap menanamkan keyakinan penuh kepada kedalaman skuadnya, termasuk memanggil gelandang Crystal Palace, Shanade Hopcroft, untuk pertama kalinya. Absennya para pemain senior justru dilihat sebagai momentum emas bagi pemain lain untuk unjuk gigi dan membuktikan kapasitas mereka di level internasional.
Dengan kontrak yang masih berjalan hingga 2027, prioritas utama eks manajer Aston Villa ini sama sekali tidak goyah oleh godaan klub lain. Dukungan moral dari para pemain senior yang tetap mendampingi tim di luar lapangan turut memperkuat mentalitas skuad asuhannya untuk melewati empat laga final krusial dengan kepala tegak.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang