Kabar mengejutkan datang dari Skotlandia ketika Celtic dikabarkan menaruh minat besar untuk memulangkan David Moyes ke Glasgow. Raksasa Liga Utama Skotlandia tersebut tengah mempersiapkan transisi kepemimpinan jangka panjang di kursi manajer, menyusul masa bakti interim Martin O’Neill yang diproyeksikan hanya sebagai solusi jangka pendek di Parkhead.

Dilansir dari FourFourTwo, ketertarikan juara bertahan Skotlandia ini tidak lepas dari situasi panas yang mendadak melanda Everton di bawah kepengurusan The Friedkin Group. Konsorsium asal Amerika Serikat tersebut secara mengejutkan memasukkan klub Merseyside itu ke pasar penjualan, hanya berselang kurang dari dua tahun setelah mereka resmi mengambil alih kendali kepemilikan dari tangan sebelumnya.

Situasi pelik di ruang ganti Goodison Park ini tentu memantik kekecewaan mendalam bagi sang juru taktik berpengalaman. Dalam sesi wawancara, pelatih berusia 63 tahun tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya atas keputusan mundur sang pemilik yang dinilai terlalu cepat, terlebih setelah mereka harus melalui bursa transfer musim panas yang sangat melelahkan dan penuh tekanan finansial.

Ketidakpastian masa depan klub Liga Inggris tersebut membuat prospek kembali ke tanah kelahiran kini menjadi opsi yang sangat masuk akal bagi sang pelatih. Terlebih lagi, ia memiliki sejarah emosional yang kuat dengan klub masa kecilnya setelah sempat menimba ilmu sebagai pemain muda sekaligus merengkuh medali juara liga domestik di masa lalu bersama The Bhoys.

Bagi sang manajer senior, merapat ke Glasgow menjanjikan stabilitas kompetitif serta peluang realistis untuk mengangkat trofi mayor di penghujung kariernya. Alih-alih harus terus-menerus berjuang memadamkan krisis degradasi di kompetisi elite Inggris, tantangan baru di pentas Eropa bersama klub impian masa kecilnya tentu menjadi daya tarik yang sulit untuk diabaikan begitu saja.