Keluarga besar Como tengah meradang setelah pelatih Cesc Fabregas melontarkan kritik keras kepada Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Pangkal masalahnya adalah penanganan penyerang andalan mereka, Moise Kean, yang diduga dipaksa bermain penuh dalam kondisi menahan rasa sakit saat membela tim nasional. Situasi ini langsung memicu ketegangan antara pihak klub Serie A tersebut dengan staf pelatih Azzurri di jeda internasional.
Dilansir dari Football Italia, Fabregas mengungkapkan bahwa sang penyerang sudah mendapati benturan keras ketika Italia menghadapi Belgia di laga awal. Meskipun mengalami masalah fisik yang cukup signifikan, pemain andalan lini depan itu tetap dipaksakan merumput selama 90 menit penuh saat bertandang ke markas Prancis. Keputusan kontroversial ini membuat kondisi sang pemain semakin parah sekembalinya ke pusat latihan klub.
Dugaan tersebut akhirnya terbukti setelah tim medis klub melakukan pemindaian MRI setibanya sang pemain di Como. Hasil pemeriksaan medis memperlihatkan adanya cedera yang cukup mengkhawatirkan, memaksa staf pelatih harus memutar otak jelang pertandingan krusial berikutnya. Mantan gelandang maestro asal Spanyol itu secara terbuka menyesalkan minimnya komunikasi yang terjalin antara pihak federasi dengan klub perihal kondisi kebugaran pemain.
Akibat keputusan yang dinilai gegabah tersebut, sang penyerang dipastikan harus menepi dan absen dalam lawatan penting menghadapi AS Roma pada akhir pekan ini. Kehilangan juru gedor utama tentu menjadi pukulan telak bagi ambisi Como yang sedang berjuang memperbaiki posisi di papan klasemen sementara Serie A. Fabregas berharap insiden serupa tidak terulang kembali demi menjaga keselamatan serta karier jangka panjang para pemain di level klub maupun negara.
Masalah komunikasi antara timnas dan klub memang kerap menjadi isu sensitif di panggung sepak bola Eropa, terutama ketika jadwal kompetisi padat menghimpit kondisi fisik pemain. Kini, manajemen klub hanya bisa fokus pada proses pemulihan agar penyerang andalan mereka bisa segera pulih sepenuhnya dan kembali merumput di lapangan hijau tanpa risiko cedera susulan.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang