Jelang duel sengit di Liga Champions, Cesc Fabregas dengan tegas menolak rumor yang mengaitkan dirinya dengan kursi kepelatihan Manchester United. Pelatih asal Spanyol itu menilai pertanyaan media soal peluang menggantikan posisi manajer lawan merupakan bentuk ketidakhormatan yang nyata terhadap sosok yang sedang berjuang di tengah tekanan besar.

Badai kritik memang tengah menghantam Old Trafford setelah Setan Merah melewati enam pertandingan tanpa satupun kemenangan di berbagai kompetisi musim ini. Situasi sulit tersebut membuat masa depan sang juru taktik berada di ujung tanduk, sementara Como justru sedang menikmati tren positif usai merangsek ke posisi kelima klasemen sementara Liga Italia usai menaklukkan Fiorentina dengan skor 3-1.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, mantan gelandang Arsenal dan Barcelona itu enggan memberikan jawaban spekulatif demi menjaga etika profesional sesama pelatih. Dilansir dari ESPN FC, ia memuji pencapaian musim lalu ketika manajer Setan Merah tersebut sukses mengembalikan klub bersejarah itu kembali ke pentas Liga Champions setelah sekian lama absen.

Di sisi lain, persiapan tim tamu menjelang lawatan ke Italia juga terganggu oleh masalah kebugaran skuad utama akibat absennya beberapa pemain penting dalam sesi latihan terakhir. Kendati demikian, mantan bintang lini tengah tersebut tetap menaruh kewaspadaan tinggi mengingat kualitas materi pemain yang dimiliki oleh raksasa Inggris tersebut masih sangat berbahaya di atas lapangan hijau.

Bagi Como, kesempatan menjamu salah satu klub paling bersejarah di dunia ini merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus momen bersejarah dalam perjalanan klub. Pertemuan kedua tim dipastikan bakal menyajikan drama tersendiri di atas lapangan, mengingat tuan rumah mengusung ambisi melanjutkan tren kemenangan demi memperkokoh posisi mereka di kompetisi Eropa.