Malam penuh derita dialami oleh Manchester United setelah takluk di tangan wakil Italia dalam lanjutan fase liga Champions League. Di balik pesta gol kemenangan Como, sang pelatih Cesc Fabregas justru melontarkan pengakuan mengejutkan yang menyita perhatian publik sepak bola.
Como sempat melesat jauh dan memegang kendali penuh atas jalannya pertandingan lewat keunggulan empat gol tanpa balas. Namun, kelengahan di menit-menit akhir membuat gawang mereka jebol oleh aksi pemain lawan, sebuah situasi yang langsung memantik penyesalan mendalam dari sang juru taktik di pinggir lapangan.
Selepas pertandingan, pelatih asal Spanyol tersebut secara terbuka mengakui bahwa instruksi untuk menurunkan tempo permainan adalah keputusan dirinya sendiri. Ia merasa bersalah karena meminta para pemainnya untuk mengendurkan tekanan setelah unggul jauh demi menghemat tenaga menghadapi laga berikutnya.
"Itu adalah kesalahan saya," ujar sang pelatih merespons gol hiburan yang bersarang di gawang timnya. Ia menambahkan bahwa dirinya menyesal telah meminta skuad asuhannya untuk berhenti berlari dan hanya menjaga area tengah lapangan pada sisa waktu pertandingan.
Hasil minor di kandang lawan ini semakin memperburuk situasi pelik yang tengah dihadapi oleh tim tamu musim ini. Tekanan kini semakin menumpuk di pundak jajaran pelatih menyusul rentetan hasil buruk yang terus mengiringi langkah mereka di berbagai ajang kompetisi.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang