Badai cedera dan hasil minor mendadak menghantam Inter Milan jelang lawatan krusial mereka di kancah domestik. Pelatih kepala Cristian Chivu dengan jantan mengambil penuh tanggung jawab atas kekalahan menyakitkan 3-4 dari Club Brugge di ajang Liga Champions tengah pekan kemarin. Nerazzurri sempat memimpin jalannya laga sebelum akhirnya takluk di 30 menit akhir pertandingan yang membuat atmosfer tribun San Siro mendadak tegang.

Situasi kian pelik bagi raksasa Serie A tersebut setelah sang kapten andalan, Lautaro Martinez, dipastikan harus masuk ruang perawatan. Penyerang asal Argentina itu menderita cedera usai mencetak dua gol ke gawang Brugge dan diperkirakan bakal absen selama kurang lebih satu bulan ke depan. Kehilangan ini otomatis membuat sang bomber harus melewatkan Derby della Madonnina yang sudah di depan mata.

“Kami menerima segala tanggung jawab ini. Sesuatu tidak berjalan semestinya di setengah jam terakhir melawan Brugge, namun kita tidak boleh melupakan apa yang sudah kita bangun dengan baik di satu jam pertama,” ujar Chivu dalam sesi konferensi pers jelang laga melawan Bologna, seperti dilansir dari Football Italia. Sang juru taktik menegaskan bahwa timnya enggan berlarut-larut dalam ratapan dan harus segera menemukan energi baru untuk bangkit.

Rapuhnya lini belakang Inter Milan belakangan ini memang menjadi sorotan tajam setelah kebobolan delapan gol dalam enam laga liga domestik. Chivu mengakui bahwa aspek organisasi pertahanan dan cara timnya melakukan pressing harus segera diperbaiki tanpa harus menghilangkan identitas menyerang. Ia juga memberikan sinyal bahwa rotasi di bawah mistar gawang mungkin saja terjadi dengan melibatkan kiper pelapis menyusul kritik yang diterima Josep Martinez belakangan ini.

Absennya Lautaro membuka peluang bagi penyerang muda Ange-Yoan Bonny untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak sebagai starter. Chivu, yang dikenal tenang dalam menghadapi tekanan, tetap menuntut para pemain lainnya untuk menunjukkan jiwa kepemimpinan tinggi di atas lapangan hijau. Nerazzurri dituntut untuk segera merespons kekalahan ini demi menjaga mentalitas juara dalam perburuan gelar musim ini.