Menatap matchday kedua fase liga Inter Milan di kancah Eropa, sang pelatih memberikan pandangan yang menarik soal ambisi timnya. Dilansir dari Football Italia, juru taktik Nerazzurri tersebut mengingatkan bahwa kesuksesan di panggung benua biru tidak bisa diukur semata-mata dari kekuatan finansial. Pernyataan ini keluar jelang duel krusial menghadapi wakil Belgia di kandang sendiri.

Klub raksasa Italia ini sedang memburu kemenangan perdana mereka di kompetisi elite Eropa musim ini. Sebelumnya, langkah skuad asuhan Cristian Chivu sempat tersandung di Santiago Bernabeu setelah takluk 2-1 dari Real Madrid pada September lalu. Di sisi lain, sang calon lawan datang dengan modal performa domestik yang cukup impresif meski sempat tumbang di tangan Aston Villa pada laga pembuka.

Dalam sesi jumpa pers jelang pertandingan, sang pelatih menekankan bahwa status klub menuntut mereka untuk selalu berusaha mencapai target tertinggi. Meski demikian, kerja keras dan keberanian di atas lapangan jauh lebih menentukan ketimbang sekadar nama besar atau materi pemain yang melimpah. Pendekatan ini menunjukkan mentalitas yang solid di ruang ganti tim.

Terkait kesiapan skuad, rotasi dipastikan akan dilakukan demi menjaga kebugaran fisik pemain yang harus bertanding setiap tiga hari. Pemain kunci seperti Hakan Calhanoglu dikabarkan berada dalam kondisi prima, sementara perkembangan positif juga ditunjukkan oleh rekrutan anyar Djed Spence. Kehadiran kedalaman skuad yang kompetitif membuat atmosfer latihan semakin bergairah.

Dukungan penuh juga diberikan kepada bek andalan Alessandro Bastoni yang sempat menghadapi masa-masa sulit dalam urusan pribadi. Sang pelatih menilai bek tim nasional Italia tersebut adalah aset berharga yang tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapapun. Kini, fokus utama seluruh elemen klub adalah meredam ketajaman lawan dan mengamankan tiga poin penting di kandang.