Bintang AC Milan, Christian Pulisic, menegaskan tekadnya untuk membalas kepercayaan para pendukung setelah resmi menandatangani perpanjangan kontrak jangka panjang di San Siro. Keputusan memperpanjang masa bakti hingga 2031 ini diambil sebagai bentuk rasa terima kasih kepada klub yang telah membangkitkan kembali kariernya di level tertinggi sepak bola Eropa setelah periode sulit di Inggris. Winger asal Amerika Serikat tersebut membuktikan komitmennya di atas lapangan dengan mencetak gol pembuka saat Rossoneri meraih kemenangan penting 3-1 atas rival sekota Inter Milan pada akhir pekan lalu dalam lanjutan kompetisi Serie A.

Dilansir dari Football Italia, Pulisic mengaku tidak terlalu memikirkan proses negosiasi kontrak barunya jelang Derby della Madonnina, namun ia merasa sangat lega dan bahagia bisa mengamankan masa depannya di klub. Kepercayaan penuh dari jajaran manajemen serta staf pelatih menjadi faktor utama yang membuatnya langsung menyetujui tawaran tersebut tanpa ragu-ragu. Ia menyatakan bahwa klub telah memberikan dukungan moral yang luar biasa sejak hari pertama kedatangannya dari Stamford Bridge pada tahun 2023 lalu dengan nilai transfer sekitar Rp357 Miliar (€21 juta).

Kontribusi sang penyerang sayap dalam laga derby semakin menegaskan statusnya sebagai pemain big match yang selalu bisa diandalkan dalam momen krusial di bawah panji AC Milan. Gol ke gawang Inter Milan tersebut merupakan catatan gol keempatnya dalam sejarah duel Derby della Madonnina, sebuah pencapaian impresif yang menunjukkan ketenangannya di laga-laga bertekanan tinggi. Sepanjang musim kompetisi ini, pemain berusia 28 tahun tersebut telah mengoleksi tiga gol serta satu assist dari sembilan penampilan di semua ajang resmi, sekaligus mengukuhkan total 45 gol dari 143 pertandingan bersama raksasa Italia tersebut.

Di tengah performa individu yang gemilang, tantangan besar kini dihadapi oleh skuad asuhan pelatih AC Milan dalam menjaga konsistensi performa di sisa paruh pertama musim ini. Pulisic secara terbuka mengakui bahwa timnya terkadang memiliki motivasi ekstra saat menghadapi lawan besar seperti Inter Milan, namun tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan level permainan yang sama menghadapi tim-tim penantang lainnya di liga domestik. Kemenangan atas rival sekota diharapkan mampu mendongkrak mentalitas bertanding para pemain di ruang ganti untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

Saat ini, AC Milan masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan perolehan 21 poin dari sepuluh pertandingan pembuka musim ini. Mereka tertinggal tujuh angka di belakang pemuncak klasemen sementara Lazio, sebuah selisih poin yang menuntut konsistensi maksimal di setiap pertandingan berikutnya. Pulisic menegaskan bahwa seluruh rekan setimnya memiliki motivasi tinggi untuk terus berjuang memperbaiki posisi dan memberikan trofi bagi para suporter yang selalu memberikan dukungan luar biasa di setiap akhir pekan.