Duel sengit tersaji ketika Real Madrid bertandang ke markas AS Roma dalam matchday kedua Liga Champions. Laga yang awalnya dikuasai oleh tuan rumah berubah drastis menjelang akhir pertandingan, memaksa tensi di stadion meninggi hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih berpengalaman, Jose Mourinho, blak-blakan mengakui bahwa jalannya pertandingan terbagi menjadi dua babak cerita yang sangat kontras. Pada paruh pertama, Serigala Ibu Kota tampil superior dan membuat raksasa Spanyol tersebut kerepotan meladeni determinasi lini tengah.
Kendati sempat memimpin kedudukan dengan skor 3-1, skuad asuhan Mourinho justru kedodoran secara fisik memasuki 20 menit terakhir. Kondisi kelelahan ini dimanfaatkan secara sempurna oleh Los Blancos yang langsung mengurung pertahanan tuan rumah tanpa ampun.
Drama memuncak ketika tiga gol balasan tercipta secara beruntun di penghujung laga melalui aksi Carlos Espi, Endrick, dan Antonio Rudiger. Gelombang serangan bertubi-tubi ini memastikan kemenangan dramatis 4-3 bagi tim tamu dan mengamankan tiga poin krusial.
Hasil akhir ini membawa dampak besar bagi peta persaingan di fase grup Liga Champions musim ini. Tambahan poin penuh memperkokoh posisi mentalitas juara skuad asuhan pelatih Madrid, sementara Roma harus meratapi hilangnya kemenangan di depan pendukung sendiri.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang